Breaking News:

Jurnalisme warga

Pudarnya Gemerlap Batu Giok Aceh

Giok adalah batu permata atau batu mulia yang memiliki warna beraneka ragam, di antaranya hijau, merah, lavender, kuning, dan putih

Editor: bakri
Pudarnya Gemerlap Batu Giok Aceh
CHAIRUL BARIAH, Wakil Rektor II Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki), Dosen Fakutas Ekonomi Universitas Almuslim, dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Matangglumpang Dua

OLEH CHAIRUL BARIAH, Wakil Rektor II Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki), Dosen Fakutas Ekonomi Universitas Almuslim, dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Matangglumpang Dua

Giok adalah batu permata atau batu mulia yang memiliki warna beraneka ragam, di antaranya hijau, merah, lavender, kuning, dan putih.

Secara umum, penilaian kualitas batu giok diberi peringkat A, B, dan C oleh para ahli yang memahaminya.

Ornamentasi kubah dalam Masjid Giok Nagan Raya.
Ornamentasi kubah dalam Masjid Giok Nagan Raya. (Dok Guntomara)

Setiap pecinta batu giok punya koleksi pribadi dengan perawatan yang baik, sehingga kualitasnya tetap terjaga.

Untuk memastikan batu giok asli dan palsu secara awam dapat kita rasakan dari dinginya batu tersebut pada saat kita tempelkan ke wajah, walaupun lama tetap saja dingin, di samping itu perhatikan teksturmnya cerah, halus, dan konsisten.

Namun, untuk lebih akurat sebaiknya dibawa ke ahli yang paham tentang batu giok.

Memastikan asli atau tidaknya sangat diperlukan karena giok yang kualitas dapat meningkatkan harga jualnya, demikian pula sebaliknya.

Masyarakat terkadang sering terkecoh dengan warna batu yang mirip batu giok, padahal setelah melalui pengujian ternyata batu giok itu ada yang palsu.

Selain dari rasa dingin batu giok juga tembus cahaya, ada yang bercahaya alami di dalam gelap.

Saya pun punya beberapa koleksi perhiasan batu giok yang menarik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved