Selasa, 2 Juni 2026

Berita Lhokseumawe

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrim di Lhokseumawe dan Sekitarnya Pada Awal 2022

Hal ini mengakibatkan kondisi atmosfer di wilayah pelayanan BMKG Malikussaleh Aceh Utara dalam tiga hari ke depan secara umum menjadi tidak stabil...

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Siswanto. 

Hal ini mengakibatkan kondisi atmosfer di wilayah pelayanan BMKG Malikussaleh Aceh Utara dalam tiga hari ke depan secara umum menjadi tidak stabil dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai petir dan angin kencang. 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Badan Meteorologi Klimatologi  dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara memprediksi bakal terjadi cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya, hingga tiga hari kedepan.

Kepala Badan BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Siswanto ST MSi, Jumat (31/12/2021), menjelaskan, munculnya dua area sirkulasi tertutup (sirkulasi Eddy) di perairan sebelah barat Aceh dan Pulau Kalimantan, menyebabkan terbentuknya pola belokan angin (shear line) di sepanjang Selat Malaka dan Pesisir Aceh Bagian Barat. 

"Maka berdasarkan tinjauan kondisi atmosfer terkini, terdeteksi adanya aliran massa udara basah dari Laut Cina Selatan yang menyebabkan wilayah Aceh, khususnya Aceh Tamiang hingga bagian utara Aceh (Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Bireuen) cenderung dalam kondisi yang sangat basah," katanya.

Hal ini mengakibatkan kondisi atmosfer di wilayah pelayanan BMKG Malikussaleh Aceh Utara dalam tiga hari ke depan secara umum menjadi tidak stabil dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai petir dan angin kencang. 

"Artinya, pada saat ini situasi cuaca belum normal. Masih akan ada kecenderungan peningkatan curah hujan di atas normal yang bisa mencapai 70 persen. Kondisi ini pun masih berpotensi terjadi hingga memasuki Februari 2022," ujarnya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem di Lhokseumawe dan Sekitarnya Awal 2022

Gelombang capai 2,5 Meter

Secara umum, sebut Siswanto, arah angin dominan bertiup dari arah barat hingga timur laut dengan kecepatan rata-rata 7-38 Km/jam.

"Dengan tinggi gelombang hingga tiga hari ke depan terpantau antara 1.0 – 2.5 meter," paparnya.

Jalur penerbangan

Siswanto juga menguraikan, kemunculan Awan konvektif seperti Awan Cumulonimbus (Cb) dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50 – 75 % / occasional) selama tiga hari ke depan diprediksi masih akan terjadi di sebagian besar wilayah Aceh. 

Tentu kondisi ini akan mengganggu kenyamanan terhadap keselamatan pada jalur penerbangan sipil, khususnya yang berada pada jalur penerbangan Kualanamu (Medan) ke Malikussaleh dan sebaliknya.

Atas prediksi cuaca tersebut, maka BMKG Malikussaleh Aceh Utara mengimbau kepada seluruh stake holder seperti Airnav, Maskapai Penerbangan, para nelayan, masyarakat pesisir pantai dan pengelola wisata air agar terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap perubahan cuaca.

Masyarakat agar ekstra hati-hati terhadap potensi peningkatan curah hujan disertai angin kencang dan mengakibatkan bencana banjir, tanah longsor, banjir bandang, maupun genangan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved