Berita Aceh Besar
Kemenag Aceh Besar Baksos ke Panca Kubu
Kemenag Kabupaten Aceh Besar, menggelar bakti sosial (Baksos) di Gampong Lamkubu, Panca dan Panca Kubu.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar, menggelar bakti sosial (Baksos) di Gampong Lamkubu, Panca dan Panca Kubu, Kecamatan Lembah Seulawah, Kamis (30/12/2021).
Kepala Kankemenag Aceh Besar H Abrar Zym SAg MH didampingi Kasubbag Tatausaha H Khalid Wardana SAg MSi memimpin langsung aksi kemanusiaan dan keagamaan dengan berbagai agenda kegiatan, diawali penyerahan bantuan beasiswa pendidikan 30 juta untuk Sinta Dewi Purnama siswa MIN 2 Lamtamot yang rumahnya ludes di lalap api tiga bulan yang lalu.
Selain itu juga, mereka melakukan pembersihan masjid Panca sekaligus menyerahkan berbagai perlengkapan masjid dan paket sembako untuk masyarakat Gampong Lamkubu dan Panca yang langsung didampingi Camat Lembah Seulawah Husaini, SSos.
Kegiatan baksos di pedalaman Lembah Seulawah itu, tim Kemenag Aceh Besar menyeberangi dua alur sungai untuk menuju ke lokasi masjid Gampong Panca Kubu dan masyarakat sangat antusias menyambut tamu yang di koordinir Keuchik Mayasari, Keuchik perempuan termuda di Aceh Besar yang baru dilantik dua bulan yang lalu.
Kasubbag tata usaha Kemenag Aceh Besar H Khalid Wardana memimpin pertemuan dan ramah tamah bersama masyarakat Panca Kubu, sedangkan Kakankemenag H Abrar Zym menyampaikan tausiah dan memberi spirit untuk masyarakat kawasan pedalaman tersebut, di lanjutkan penyerahan paket sembako, perlengkapan masjid, Al Quran dan buku buku literasi untuk pustaka gampong, bahkan berkunjung langsung ke rumah Mariah (75 tahun) salah seorang warga dhuafa yang telah lama menderita sakit dan berada di atas kursi roda.
Baca juga: Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi 2022 bagi Umat Islam, Bolehkah?
Kedatangan mereka disana membuat Keuchik Mayasari di dampingi Keuchik Baihaki dari gampong Panca sangat terharu.
Menurut dia, dengan wilayah Aceh Besar yang membentang luas dan terdapat 604 gampong, masih ada beberapa gampong yang masih terisolir dan tertinggal dalam pembangunan berbagai infra struktur, bahkan ada gampong yang warganya harus berjuang dengan penuh resiko menyeberangi sungai untuk sampai ke rumah atau anak anak harus mengarungi sungai untuk sampai ke sekolah.
Kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun dan sangat memiris hati jika melihat akses transportasi di kawasan pedalaman tersebut. Satu unit jembatan rangka baja telah lama membentang yang di bangun pada periode pertama Gubernur Irwandi Yusuf dan menjadi saksi bisu yang tidak jelas kapan berlanjut pembangunannya.
Pada Kamis (30/12/2021) wajah ceria menghiasi penduduk yang mendiami tiga gampong yang ada dan menjadi hari yang istimewa bagi masyarakat pedalaman Aceh Besar dengan kedatangan keluarga besar kantor Kementerian Agama.
Selama ini sangat jarang di kunjungi para pejabat kabupaten/Provinsi Aceh. Padahal kawasan Lamkubu menyimpan berbagai pesona alam dan potensi pertanian dan tanaman holtikultura seperti rambutan, duku, pinang ,kemiri, jagung dan sayur sayuran.
Walaupun letaknya hanya terpaut 10 kilometer dari jalan raya Banda Aceh - Medan dan 5 kilometer dari Kota Jantho ibukota Aceh Besar, tetapi akses jalan untuk menuju kawasan paling timur di Aceh Besar sangat sulit dengan kondisi rusak parah.
Sedangkan jalan pintas menuju ke Kota Jantho tidak bisa di lewati dengan kenderaan sehingga masyarakat harus memutar ke arah Seulimeum menempuh jarak 20 kilometer.
Ratusan ASN Kemenag Aceh Besar yang terdiri dari pimpinan kemenag, kepala madrasah, kepala KUA, penyuluh agama dan tenaga administrasi berbaur dengan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong dan bakti sosial.
Baca juga: Sepanjang Tahun 2021, Mahkamah Syar’iyah Jantho Adili 798 Perkara, 6 Diantaranya Kasus Chip Domino
Kakankemenag Aceh Besar H Abrar Zym mengajak masyarakat Lamkubu, Panca dan Panca Kubu untuk memakmurkan rumah ibadah, melaksanakan ajaran agama dengan kaffah, menjaga lingkungan dan kelestarian alam.
Kehadiran keluarga besar Kemenag adalah untuk membangun jembatan persaudaraan dan tali silaturrahmi yang erat dengan masyarakat pedalaman. Walaupun untuk menuju ke gampong Panca Kubu tidak tersedia jembatan dan harus mengarungi dua alur sungai, tetapi yakinlah bahwa jembatan silaturrahmi pasti lebih kokoh dan masyarakat di minta untuk bersabar, berdoa dan terus menyuarakan aspirasi agar jembatan yang menjadi urat nadi transportasi dapat segera terwujud sehingga perekonomian lebih meningkat, memudahkan anak anak bersekolah dan tidak lagi terisolasi, harap Abrar Zym.
Kegiatan bakti sosial ke kawasan pedalaman merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka hari amal bakti (HAB) kementerian agama ke 76.
Beberapa kegiatan lain telah di gelar oleh Kemenag Aceh Besar yaitu lomba busana khas Aceh,donor darah, liga futsal dan puncak kegiatan pada tanggal 3 Januari 2022 di komplek Pondok Pesantren Al Manar Cot Irie dengan upacara bendera, penyerahan satya lancana dan berbagai apresiasi untuk ASN Kemenag dan siswa madrasah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/panca-lamkubu.jpg)