Selasa, 5 Mei 2026

Berita Aceh Tengah

Desember Kopi Gayo: Kuyun Kini Berlari ke Masa Depan

Sebelumnya kampung ini termasuk tertinggal. Tapi sekarang perlahan namun pasti menuju kampung mandiri.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Reje Kuyun, Yasir Arafat, SIP sedang menyampaikan suara hatinya di hadapan para tetamu dari Jakarta dan Provinsi Aceh dalam Desember Kopi Gayo 2021. 

Laporan Fikar W Eda | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Kampung Kuyun, Kecamatan Celala, lebih kurang 23 Km dari Ibukota Kabupaten Aceh Tengah, Takengon. Bisa dicapai dalam waktu satu jam. Jalannya bagus. Enak dilintasi kendaraan roda empat. Hanya ada beberapa bagian jalan yang tampak rusak. Maklum jalan di dataran tinggi selalu rawan longsor. 

Kampung ini berada dalam lintasan Takengon-Nagan Raya. Ada kendaraan umum L-300 yang melayani trayek itu. Bahkan banyak juga warga masyarakat yang hendak ke Meulaboh menggunakan jalur ini. Jauh lebih cepat dibanding melalui jalur konvensional, Takengon-Bireuen, Banda Aceh- Meulaboh, bisa satu Ahri satu malam. Sebaliknya melalui jalur Kuyun ini, hanya butuh waktu 4 jam ke Nagan-Meulaboh.

Dihuni 1037 jiwa atau 286 kepala keluarga (KK). Sejak 2017 dipimpin oleh Yasir Arafat SIP sebagai Reje Kampung, sekretaris Rahmayanti SPd, dan Imem M Nurdin. Kampung Kuyun berdiri sejak 1957. 

Yasir Arafat bersama aparat pemerintahan kampung merancang Kuyun sebagai kampung wisata, disampinf tentu kampung petani dan perikanan. Kampung wisata menjadi pilihan logis, sebab di era ini orang-orang butuh suasana wisata. Aceh Tengah adalah magnit wisata dengan kopi,alam, dan pesona adat budayanya. Kuyun telah mempersiapkan diri menampung arus besar wisatawan. Sebuah areal wisata kemudian dibangun di tengah sawah dan pemukiman penduduk. Dikelola Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Burnuyem Centre yang didirikan pada 2017, pada masa-masa awal pemerintahan Reje Yasir Arafat.

Sejak itu, Kuyun menjadi pusat perhatian. Banyak yang datang berselfie ria ke sana. Kuyun bangkit menjadi pesona baru. Sebelumnya kampung ini termasuk tertinggal. Tapi sekarang perlahan namun pasti menuju kampung mandiri.

"Tapi kami tidak bisa jalan sendiri. Kami butuh dukungan, baik daerah, provinsi maupun pusat," kata Yasir Arafat.

Baca juga: Berikut Ini Gubernur yang Habis Masa Jabatan Tahun 2022, Termasuk Nova Iriansyah dan Anies Baswedan

Baca juga: Lagi, Seorang Bocah di Aceh Utara Meninggal Usai Tenggelam di Parit Saat Mandi, Begini Kronologisnya

Itu ia utarakan dihadapan Sekjen DPR RI Indra Iskandar, wakil rakyat Aceh di Senayan Ilham Pangestu, TA Khalid, perwakilan Kementerian Pertanian, Gubernur Aceh,  Kadis Pertanian Aceh Tengah, Camat Celala dan para tamu undangan lain dalam acara "Desember Kopi Gayo Kuyun Lues Belang Festival 2021." Pada Sabtu (18/12/2021) silam. 

"Kuyun Lues Belang Festival Desember Kopi Gayo 2021" memang diselenggarakan di areal wisata Kuyun dan menjadi puncak perayaan.l pada 2021. Desember Kopi Gayo digelar sejak 2016, sebelumnya pernah diselenggarakan di Bur Telege Kampung Hakim Bale Bujang, Kampung Arul Latong dan 2021 di Kuyun dan Payatumpi Baru.

Kuyun dan Payatumpi Baru, dua desa ini disebut jelas dalam testimoni Menparekraf Sandiaga S Uno, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Anggota Komisi V DPR RI Ilham Pangestu, anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid, seniman LK Ara, Salman Yoga.

Tentu mereka tidak sembarang menyebut kalau tidak didukung  data dan fakta meyakinkan. Ke Kampung Kuyun pula, Sekjen DPR RI Indra Iskandar, bersama para wakil rakyat Aceh TA Khalid, Ilham Pangestu, Menteri Pertanian diwakili Agus Hartono  (Kepala Balai Perbenihan Medan) hadir dan disambut  hangat oleh Reje Kuyun Yasir Arafat  dengan tarian Munalo.

Berhimpun bersama Gubernur Aceh diwakili Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir Cut Huzaimah, MP,  Wakil Ketua DPRK  Aceh Tengah Edi Kurniawan, anggota DPRK Aceh Tengah Muhsin Hasan, Ketua Golkar Aceh TM Nurlif, Ketua Dewan Kesenian Bireuen Mukhlis Takabeya, Ketua DPRK Aceh Tamiang,  dan banyak lagi, serta teristimewa 35 seniman dari berbagai daerah, Banda Aceh, Bireuen, Aceh Timur, Medan, Deli Serdang, Bali, Jogjakarta, Sabang,  dan Aceh Tengah-Bener Meriah.

"Desember mengirimkan hujan dan panen kopi, kami memainkan musik, tari dan puisi," kata mereka.

Forum Beru Gayo meluncurkan kumpulan puisi "Subang" bertema  "Perempuan dan Gayo Prasejarah" ditulis oleh penulis perempuan Gayo.

Baca juga: Berikut Ini Gubernur yang Habis Masa Jabatan Tahun 2022, Termasuk Nova Iriansyah dan Anies Baswedan

Sekjen DPR RI Indra Iskandar, Gubernur Aceh dan para wakil rakyat Aceh di Senayan mengalirkan kehangatan saat tiba di Kuyun, kampung yg sedang berkembang menjadi kampung mandiri dari sebelumnya kampung tertinggal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved