Jumat, 17 April 2026

Internasional

Pakar Penyakit Menular AS Sarankan Orang Tanpa Gejala Covid-19 Dibebaskan dari Isolasi

Pakar penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci menyarankan Orang Tanpa Gejala (OTG) harus dites negatif Covid-19.

Editor: M Nur Pakar
AP
Pakar penyakit menular AS, Dr Anthony Fauci 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Pakar penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci menyarankan Orang Tanpa Gejala (OTG) harus dites negatif Covid-19.

Kemudian, membabaskan isolasi 5 hari lebih awal setelah Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menghadapi reaksi keras

Dr Anthony Fauci pada Minggu (2/1/2022) mengatakan telah merekomendasikan orang tanpa gejala untuk mengakhiri isolasi,

Tetapi, jika mereka dites negatif Covid-19 setelah lima hari.

Komentarnya muncul setelah CDC memperbarui kebijakan isolasi yang direkomendasikan untuk orang dengan Covid-19 dari 10 hari menjadi lima hari.

Tetapi, selama mereka tidak memiliki gejala virus Corona.

Baca juga: AS Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron, Fauci Sebut Hanya Tunggu Waktu Saja Datang

Mereka harus memakai masker di sekitar orang lain selama lima hari terakhir, kata CDC.

Serikat pekerja mengkritik perubahan kebijakan tersebut.

Mereka berhadap CDC merancang aturan baru untuk mendukung bisnis dan mencegah kekurangan staf, alih-alih menjaga keamanan karyawan.

"Ada beberapa kekhawatiran tentang mengapa kami tidak meminta orang-orang pada periode lima hari itu untuk dites," kata Fauci kepada ABC News.

"Itu adalah sesuatu yang sekarang sedang dipertimbangkan," jelasnya.

Fauci mengatakan pengujian dapat dimasukkan dalam rekomendasi isolasi CDC.

CDC menyadari penolakan tentang perubahan pedoman isolasi,

Fauci menambahkan badan tersebut dapat mengumumkan sesuatu dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga: Anthony Fauci Merasa Sangat Sakit dan Menderita Atas Meningkatnya Kasus Covid-19 di AS

Dalam wawancara selanjutnya dengan CNN , Fauci mengatakan masuk akal untuk menguji orang yang terinfeksi yang tidak memiliki gejala selama paruh kedua karantina mereka.

Dia mengatakan CDC diharapkan segera mengklarifikasi panduan isolasi.

CDC membuat penilaian membebaskan orang dari karantina lebih awal akan berisiko relatif rendah.

Dia beralasan, kemungkinan penularan virus Corona jauh lebih rendah dalam lima hari terakhir dari periode isolasi 10 hari.

"Tidak ada keraguan, Anda ingin membawa orang keluar ke tempat kerja jika mereka tanpa gejala," katanya kepada CNN.

"Ada gambaran besar untuk mencoba melakukannya dengan cara yang secara ilmiah dan masuk akal, tetapi itu juga membuat orang kembali bekerja," katanya.

Aturan itu terkait varian Omicron terus melonjak di seluruh Amerika Serikat.

Baca juga: Pakar Penyakit Menular AS, Anthony Fauci Ditelanjangi, Setelah Dikirimi Bubuk Putih Misterius

Sehingga, pejabat tinggi kesehatan federal ingin menambahkan tes negatif bersama pembatasan isolasi lima hari tanpa gejala.

Di bawah pedoman 27 Desember 2021, pembatasan isolasi untuk orang yang terinfeksi Covid-19 dipersingkat dari 10 hari menjadi lima hari.

Pedoman tersebut telah menerima kritik dari banyak profesional kesehatan karena tidak menetapkan tes antigen negatif sebagai persyaratan untuk meninggalkan isolasi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved