Rabu, 22 April 2026

News Video

VIDEO - Ponpes di Lombok Dirusak dan Dibakar Ratusan Orang Bertopeng, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Dalam laporan kepolisian disebutkan, massa yang bergerak melakukan perusakan menggunakan penutup wajah. Mereka datang berbaris tanpa suara teriakan.

Penulis: Ranu Teruna | Editor: Ansari Hasyim

Penyidik, kata dia, telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan dari berbagai pihak terkait kasus perusakan maupun video ujaran kebencian yang beredar luas.

"Percayakan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut dan masyarakat agar tenang," jelasnya.

Artanto juga menekankan bahwa aparat telah melakukan pendekatan pada sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas).

Selain itu, warga juga telah mendatangi langsung Polda NTB untuk menyampaikan laporan terkait keberatannya terhadap ujaran dalam video tersebut.

Untuk itu warga diminta tetap tenang dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang mengganggu jalannya proses penegakan hukum.

Baca juga: Badai dan Virus Corona Buat Frustrasi Penumpang Pesawat Amerika Serikat, Terjebak di Bandara

Baca juga: Kapolres Agara Targetkan 100 Persen Warga Aceh Tenggara Divaksin Covid-19 pada Tahun 2022

Baca juga: Marshal AS Selamatkan Lima Gadis Hilang dari Perdagangan Seks, 30 Orang Ditangkap

Masyarakat diharapkan menjaga ketertiban dan keamanan di Ponpes As-Sunnah maupun lokasi pembangunan masjid yang ada di kawasan tersebut.

"Kami juga menjaga rumah milik H. Sunardi selaku ketua pembangunan masjid yang menjadi sasaran perusakan oleh sekelompok orang tak dikenal," kata Artanto.

Polres Lombok Timur Bersama tim Brimob Polda NTB, telah melakukan pengamanan ekstra serta menjaga di dua titik lokasi kejadian.

Selain memperketat pengamanan dari Tim Sabara dan Kompi Brimob Lombok Timur, Polda NTB juga telah melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama agar tidak terprovokasi dan membantu meredam emosi warga.

"Kami imbau agar warga tetap tenang dan jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu jalannya proses yang hukum yang tengah dilakukan," katanya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ponpes di Lombok Dirusak dan Dibakar Ratusan Orang Bertopeng, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Berita terkait lainnya

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved