Berita Pidie Jaya
Dayah Jeumala Amal dan USK Teken MoU, Pengembangan Bisnis Bagi Hasil, Begini Kata Warek III USK.
DJA dalam komitmen besar ini untuk terus berupaya Rencana Strategis (Renstra) dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
DJA dalam komitmen besar ini untuk terus berupaya Rencana Strategis (Renstra) dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM,MEUREUDU - Sebuah terobosan baru dilakukan untuk kemajuan dunia pendidikan.
Dayah Jeumala Amal Lueng putu dan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menjalin kerjasama.
Hal ini ditandai dengan Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim (Yaslak) Dayah Jeumala Amal (DJA) Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay) melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Momorandum of Understanding (MoU) dengan US)K Banda Aceh.
Kerjasama ini dalam bidang bisnis Baitul Maal Wat-Tamwil (BMT) atau Badan Usaha Mandiri Terpadu berupa lembaga keuangan mikro bagi hasil yang dipusatkan di komplek DJA, Rabu (5)1/2022).
Hadir dalam penandatangan itu Wakil Rektor (Warek) III USK, Dr Hajjul Kamil SKp MKep bersama kepala Biro Kemahasiswaan USK, Mustafa Sabri, Ketua Umum Yaslak, HT Umar Laksamana SE MBA.
Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pijay, Ir Jailani Beuramat bersama dengan ratusan undangan dari berbagai kalangan terutama dari kalangan wali santri.
Baca juga: Libur Tahun Baru, Trafik Data XL Axiata Naik 38 Persen
Baca juga: Manchester United 0 Vs 1 Wolverhampton, Gol untuk si Kecil
Baca juga: Kondisi Banjir, Polda Minta Pengguna Jalan Raya di Aceh Monitor Imbauan BMKG
Ketua Yaslak DJA, HT Umar Laksamana SE MBA kepada Serambinews.com, Rabu (5/1/2022) mengatakan, kerjasama sama Yaslak DJA dengan USK tentang Tridarma Perguruan Tinggi dalam bidang bisnis atau usaha mandiri terpadu ini sebagai wujud dalam upaya pengembangan BMT.
"MoU kami dengan Rektor USK Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng IPU sebagai komitmen dalam pengembangan usaha keuangan yang rahmatan lilalamin dengan konsep Ekonomi Sirkular Syariah,"sebutnya.
Pada intinya DJA tetap menganut konsep perbankan syariah sehingga lembaga pendidikan ini selalu menjadikan pola pengelolaan keuangan secara terbuka lewat auditor akuntan publik.
Sehingga, sejak 2005 lalu DJA memperoleh penghargaan ISO 2001 dan 2015 hingga berkelanjutan.
Karenanya, DJA dalam komitmen besar ini untuk terus berupaya Rencana Strategis (Renstra) dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan disiplin ilmu serta keuangan dalam pengembangan ekonomi sirkular yang rahmatan lilalamin.
'Ini semua kami dilakukan dengan langkah transfaransi atau keterbuakaan,"jelasnya.
Wakil Rektor ( Warek) III USK Banda Aceh, Dr Hajjul Kamil SKP MKep kepada Serambinews.com, Rabu (5/1/2022) mengatakan, dalam perspektif USK bahwa DJA sebagai institusi pendidikan yang sangat jauh melangkah dalam memajukan pendidikan Islam sehingga dalam tempo singkat telah meraih ISO sejak 2005 lalu berupa ISO 2021 dan 2015.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f20220105dja.jpg)