Sabtu, 25 April 2026

Internasional

Covid-19 Guncang Penjara Manila, Geng Saling Berkelahi, Enam Orang Tewas dan 33 Terluka

Penjara Caloocan, Manila, Filipina dilanda kerusuhan sepanjang Senin (10/1/2022) malam. Sebanyak enam narapidana tewas dan 33 terluka dalam

Editor: M Nur Pakar
AFP
Petugas dikerahkan ke penjara di Manila, seusai kerusuhan antargeng pecah pada Senin (10/1/2022) malam. 

SERAMBINEWS.COM, MANILA - Penjara Caloocan, Manila, Filipina dilanda kerusuhan sepanjang Senin (10/1/2022) malam.

Sebanyak enam narapidana tewas dan 33 terluka dalam perkelahian di penjara yang penuh sesak di Filipina, kata pihak berwenang Selasa (11/1/2022).

Itu menjadi insiden kedua dalam beberapa minggu terakhir ini.

Perkelahian mematikan terjadi Senin (10/1/2022) antara geng-geng saingan di Penjara Kota Caloocan, kata juru bicara Biro Manajemen Penjara dan Penologi, Xavier Solda.

Investigasi sedang berlangsung mengenai penyebab kekerasan yang menurut Solda dimulai sebagai perkelahian antara dua narapidana sebelum yang lain bergabung.

Baca juga: 7 Terdakwa 1,2 Ton Sabu Divonis Mati, Tiga Lainnya Dihukum 18 Tahun Penjara

Tidak jelas senjata apa yang digunakan.

Larangan kunjungan keluarga sejak awal pandemi Covid-19 mungkin menjadi faktor, kata Solda.

“Sudah hampir dua tahun, kami tidak melakukan kunjungan fisik di fasilitas ini karena Covid-19," tambahnya.

"Jadi kami tidak dapat mengesampingkan sudut ini bisa menjadi salah satu alasan mengapa orang lain bergabung dalam pertarungan antara keduanya," jelasnya.

"PDL (orang yang dirampas kebebasannya),” kata Solda.

Baca juga: Aktivis Palestina Mendarat di Prancis, Setelah Dibebaskan dari Penjara Mesir

Pengamanan telah ditingkatkan untuk menjaga ketertiban di fasilitas tersebut, tambahnya.

Kekerasan biasa terjadi di penjara-penjara Filipina di mana infrastruktur yang tidak memadai.

Termasuk sistem peradilan yang lamban dan terbebani membuat sel terkadang diisi hingga lima kali kapasitasnya.

Sekitar 1.900 narapidana dijebloskan ke Penjara Kota Caloocan yang dirancang untuk kapasitas 200 orang, kata Solda.

Insiden terbaru terjadi setelah perkelahian di Penjara Bilibid Baru di ibu kota pada 2 Januari 2022.

Dimana, menyebabkan tiga narapidana tewas dan 14 lainnya luka-luka.

Senjata rakitan dan senjata berbilah digunakan dalam bentrokan di penjara terbesar di negara itu.(*)

Baca juga: Gegara Abiskan Uang Temuan Rp 5,5 Juta, Nenek 60 Tahun Ini Terancam Penjara, Kini Hanya Bisa Pasrah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved