Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Tenis

Novak Djokovic Masih Bisa Dideportasi

NOVAK Djokovic akhirnya mendapat lampu hijau untuk bermain di Australian Open setelah memenangkan banding penolakan visa

Tayang:
Editor: bakri
New Zealand Herald
Djokovic kehilangan semua poin yang diperoleh di US Open 2020 dan ia akan didenda sehubung dengan insiden yang terjadi 

NOVAK Djokovic akhirnya mendapat lampu hijau untuk bermain di Australian Open setelah memenangkan banding penolakan visa di Pengadilan Australia pada Senin (10/1/2022).

Petenis tunggal putra nomor satu dunia ini dinyatakan menang dalam sidang kasus pembatalan visa melawan Pemerintah Australia.

Keputusan ini datang setelah ia ditahan lima hari di sebuah hotel untuk pengungsi di Melbourne, Australia.

Petenis asal Serbia tersebut dianggap gagal menunjukkan bukti-bukti cukup terkait izin masuk ke negara tersebut tanpa mendapatkan vaksin saat tiba di Melbourne pada Rabu (5/1/2022) dini hari waktu lokal.

Djokovic berdalih telah mendapatkan izin masuk dari pemerintah daerah dan undangan langsung Tennis Australia dengan dasar dirinya tak perlu divaksin karena positif terpapar Covid-19 pada medio Desember.

Baca juga: Tak Melihat Saat Pukul Bola Tenis Hingga Kena Leher Wasit, Djokovic Didiskualifikasi dari US Open

Baca juga: Rafael Nadal Sindir Djokovic, Bersimpati Atas Kasus yang Dialaminya Setiap Pilihan Ada Konsekuensi

Akan tetapi, Djokovic melakukan banding karena merasa perlakuan yang ia terima dari petugas imigrasi di bandara tak adil dan dirinya punya cukup bukti untuk bermain di Australian Open.

Ia pun menang banding tersebut dengan Hakim Anthony Kelly menyatakan keputusan Pemerintah Australia mencabut visa Djokovic "sangat tidak masuk akal".

Belum lagi, petugas di bandara meminta Djokovic mematikan teleponnya dari tengah malam sejak tiba sampai pukul 07.

42 pagi sehingga ia tak bisa menghubungi siapa pun saat keputusan membatalkan visanya dibuat.

Djokovic kini mencuit bahwa ia telah melakoni latihan jelang bergulirnya Australian Open pada 17 Januari.

"Saya senang dan berterima kasih karena Hakim telah memutar balik pembatalan visa saya," cuit juara bertahan Australian Open tersebut.

"Kendati semua yang telah terjadi, saya ingin tetap di sini dan berkompetisi di Australian Open.

Saya fokus ke turnamen.

Saya terbang kemari untuk bermain di salah satu event paling penting di depan fans luar biasa," katanya.

Kendati telah mendapat lampu hijau untuk turun ke lapangan, kasus ini masih akan diteliti ulang oleh kementerian-kementerian terkait dan keputusan pengadilan masih bisa dianulir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved