Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Tahun Ini Pemerintah Aceh Fokus Bangun Rumah Duafa, APBA 2022 Diqanunkan

Target pembangunan rumah duafa tertinggi yang pernah dianggarkan dalam APBA setiap tahun selama periode kami," kata Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

Tayang:
Editor: bakri
IST
Rumah Nurmalawati (32), relawan Pidie Mengajar, di Gampong Teungoh Drien Gogo, Kecamatan Padang Tiji. 

BANDA ACEH - DPRA mengesahkan Qanun APBA Tahun 2022 senilai Rp 16 triliun lebih dalam rapat paripurna di Gedung DPRA, Selasa (11/1/2022).

Sementara itu, Pemerintah Aceh berjanji akan memfokuskan pembangunan rumah duafa sebanyak 7.811 unit. 

"Ini merupakan target pembangunan rumah duafa tertinggi yang pernah dianggarkan dalam APBA setiap tahun selama periode kami," kata Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, dalam pidato tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Sekda Aceh, Dr M Jafar SH MHum, pada rapat paripurna tersebut.

Baca juga: Tahun Depan, Pemerintah Aceh Fokus Bangun Rumah Duafa

Menurut M Jafar, APBA ini merupakan APBA tahun terakhir pada periode kepemimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah (tahun 2017-2022).

Pemerintah mengklaim sudah banyak program dan kegiatan yang dikerjakan dan dituntaskan sesuai dengan visi dan misi yang tercantum dalam RPJM Aceh tahun 2017-2022.

Dari sekian banyak program dan kegiatan yang sudah dikerjakan selama empat tahun terakhir, sebut M Jafar, masih ada salah satu program prioritas yang belum mencapai target seperti diamanatkan dalam RPJMA Tahun 2017-2022 yaitu pembangunan rumah duafa.

"Untuk mencapai target tersebut, maka pada tahun ini kami sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah duafa dengan target 7.811 unit," ungkap M Jafar.

Peningkatan target pembangunan rumah duafa yang signifikan ini, kata M Jafar, menunjukkan tingginya komitmen Pemerintah Aceh untuk mewujudkan salah satu program unggulan Aceh Hebat yaitu Aceh Seuniya.

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPRA yang sudah menyepakati penambahan target dan alokasi anggaran untuk pembangunan rumah duafa.

"Dengan terbangunnya rumah duafa nanti, kami berharap akan membuat masyarakat kurang mampu, khususnya yang belum memiliki rumah, dapat hidup lebih layak seperti yang menjadi cita-cita kita bersama," tutupnya.

Jangan layani yang minta uang

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menegaskan, rumah duafa yang dibangun tahun ini terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: 2022, Pembangunan Rumah Duafa Se-Aceh Diperkirakan 7.000 Unit, Fuadri Minta Aceh Barat Dapat 200-300

"Gubernur berharap pembangunan rumah duafa bisa selesai seperti yang ditargetkan.

Kami pastikan tidak ada kutipan apa-apa dalam pembangunan rumah duafa," kata MTA kepada Serambi, kemarin.

Ia mengingatkan calon penerima rumah duafa agar tidak mudah percaya dengan orang atau pihak tertentu yang menjanjikan bisa mengurus rumah bantuan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved