Breaking News:

UMKM

BSI Gandeng Shopee, Dorong UMKM Indonesia untuk Go Digital

Pelatihan go digital ini untuk membantu para pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan zaman, yaitu pemasaran dari cara konvensional ke digital.

Penulis: Hendri Abik | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Sejumlah tas bermotif Aceh dipajang di BSI UMKM Center, tepatnya di Jalan Jendral Sudirman Nomor 37, Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Rabu (29/12/2021). 

Laporan Hendri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)  mendorong pelaku UMKM di Indonesia dapat menambah wawasan dan keterampilan dalam proses marketing produk UMKM di marketplace. 

Untuk itu, BSI menggandeng Shopee untuk melatih pelaku UMKM binaan BSI agar mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, dan global.

Group Head SME Business Group BSI, Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan BSI menaruh perhatian khusus bagi pengembangan UMKM. 

BSI ingin membina UMKM dari mulai proses produksi, pengemasan, operasional, pemasaran, dan proses administrasi para pelaku UMKM yang belum bankable atau yang sudah bankable tetapi belum canggih. 

“Pelatihan go digital ini merupakan salah satu pelatihan yang kita berikan di masa pandemi, yaitu membantu para pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan zaman, yaitu pemasaran dari cara konvensional ke digital, dan kita sudah melihat selama pandemi, bahwa proses digitalisasi ini semakin cepat, sehingga lahir cara baru untuk mempenetrasi pasar dan memperluas jaringan pemasaran.  Oleh karena itu digitalisasi ini sebenarnya mempermudah pelaku UMKM untuk memperluas usahanya,” ungkap Dedy, dalam Pelatihan UMKM BSI Go Digital with Shopee yang diselenggarakan secara online via zoom, Kamis (13/01/2021).

Sementara itu SME Development Specialist Shopee Indonesia Leo Kevin mengatakan dalam melakukan usaha kata kuncinya adalah harus menguasai platform marketplacenya agar mampu mengoptimalkan penjualan. Karena itu, dia mengajak para pelaku UMKM semakin menguasai tips dan trik di shopee.

“Dengan menguasai trik di marketplace, kita semakin mampu menunjukkan keunikan produk kita di marketplace tersebut sehingga semakin mudah dicari pembeli,” kata Leo.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) bulan Maret 2021, jumlah UMKM mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun. UMKM mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.

Bagi BSI sendiri, telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp38,3 triliun secara nasional dengan kualitas pembiayaan yang sangat baik. Nilai tersebut sekitar 23% dari total portofolio pembiayaan BSI.(*)

Baca juga: Kisah Pernikahan Beda Usia 14 Tahun Viral, Ketika sang Istri Masih TK, Suaminya Sudah Jadi Polisi

Baca juga: Bangladesh Batal Lawan Timnas Indonesia, PSSI Sampaikan Alasan hingga Komentar Shin Tae-yong

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved