Breaking News:

Berita Banda Aceh

Kakanwil Kemenag Aceh Temui Dirjen PHU, Bahas Persiapan Haji dan Umrah 2022

“Kita berharap tahun 2022 ini pelaksanaan haji dan umrah dapat berjalan dengan lancar, sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang telah ditentukan...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
Foto: IST
Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg (kanan) melakukan silaturrahmi dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI Prof Hilman Latief di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu (12/1/2022) 

“Kita berharap tahun 2022 ini pelaksanaan haji dan umrah dapat berjalan dengan lancar, sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang telah ditentukan, pascapembatalan pemberangkatan selama 2 tahun dikarenakan Covid-19,” kata Iqbal.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg melakukan silaturrahmi dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI Prof Hilman Latief di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu (12/1/2022).

Pada pertemuan tersebut, Kakanwil berdialog dengan Prof Hilman terkait pelaksanaan ibadah haji dan umrah tahun 2022, eksistensi keberadaan Asrama Haji di Aceh dan menyangkut kebijakan terbaru Kementerian Agama tentang haji dan umrah.

“Kita berharap tahun 2022 ini pelaksanaan haji dan umrah dapat berjalan dengan lancar, sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang telah ditentukan, pascapembatalan pemberangkatan selama 2 tahun dikarenakan Covid-19,” kata Iqbal.

Ia mengatakan, selama ini Kememag Aceh rutin melakukan sosialisasi terhadap KMA Nomor 660 tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun 2021 kepada masyarakat.

Dari sosialisasi informasi ini, membuat masyarakat menjadi tenang dikarenakan alasan penundaan keberangkatan jemaah haji untuk menjaga kemaslahatan dan kesehatan jamaah di tengah wabah pandemi Covid-19.

Ia juga menjelaskan, bahwa Kemenag Aceh mencatat ada 128 ribu orang masyarakat Aceh yang masuk dalam antrean calon jamaah haji, dengan perkiraan waktu berangkat mencapai 30 tahun.

Baca juga: Terkait Pelaksanaan Haji Tahun Depan, Menteri Agama Mengaku Belum Ada Pembicaraan dengan Arab Saudi

“Turunan skema haji pusat akan kami terapkan di tahun 2022, dan kebutuhan akan kelengkapan sarana dan prasarana di Asrama Haji sangat kita butuhkan,” kata Iqbal.

Prof Hilman mengapresiasi kunjungan langsung tersebut.

Ia mengajak seluruh elemen terkait, dengan pelaksanaan haji dan umrah untuk melakukan persiapan sedini mungkin dalam proses persiapan perjalanan haji khususnya.

“Tugas kita di Kementerian Agama tentu sangat berat, dan harus diselesaikan dengan bersinergi. Apalagi mengingat minat masyarakat yang mendaftar haji semakin tinggi, meski dalam suasana pandemi. Sekaligus menjawab dan memberikan informasi ke masyarakat terkait Jemaah,” katanya.

Ia juga membahas, tentang pembangunan dari sukuk negara atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Insya Allah ke depan SBSN di Aceh tetap ada, tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan bagi calon jamaah,” sebutnya.(*)

Baca juga: Indonesia akan Lakukan Diplomasi Dengan Arab Saudi Terkait Vaksinasi, Ibadah Haji dan Umrah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved