Breaking News:

Berita Nagan Raya

Polres Nagan Raya Tangkap Tiga Penambang Emas Ilegal, Satu Beko Ikut Disita

Tiga warga Nagan Raya ikut ditangkap beserta sejumlah barang bukti (BB) di antaranya alat berat jenis beko atau excavator satu unit yang turut disita.

Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Dok Polres
Alat berat diamankan Polres Nagan Raya dalam kasus tambang emas ilegal, Kamis (14/1/2022) sore. 

Tiga warga Nagan Raya ikut ditangkap beserta sejumlah barang bukti (BB) di antaranya alat berat jenis beko atau excavator satu unit yang turut disita.

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Polres Nagan Raya kembali  menangkap pelaku penambang emas ilegal di Gampong Kila Kecamatan Seunagan Timur, Kamis (13/1/2022) sore. 

Tiga warga Nagan Raya ikut ditangkap beserta sejumlah barang bukti (BB) di antaranya alat berat jenis beko atau excavator satu unit yang turut disita.

Pengerebekan tambang emas ilegal dipimpin Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Machfud SH MM.

Hingga Jumat (14/1/2022), ketiga warga masih diamankan di Mapolres guna diperiksa lebih lanjut.

Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap Polres Nagan Raya yakni AN (54 tahun), MA (21 tahun) dan ALB (46 tahun).

Sedangkan barang bukti beko, masih ditarik dari tempat kejadian perkara (TKP) ke Mapolres setempat.

Baca juga: Polda Ciduk Tiga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya, Satu Alat Berat Diamankan

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain, 1 unit alat berat excavator merek Hitachi warna orange, 2 lembar ambal penyaring emas warna hijau, serta 1 buah indang alat pemisah emas dan pasir.

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya melalui Kasat Reskrim AKP Machfud mengatakan, penangkapan terhadap 3 pelaku tersebut berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah tersebut.

"Atas informasi itu, Satreskrim Polres Nagan Raya berhasil mengamankan 3 pelaku serta barang bukti," katanya.

AKP Machfud menjelaskan, penangkapan yang dilakukan tersebut, karena pelaku telah melakukan aktivitas penambangan secara ilegal tanpa mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

"Saat ini ketiga pelaku penambangan emas ilegal tersebut telah diamankan di Polres Nagan Raya, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

Terkait ancaman hukuman terhadap 3 pelaku itu, kata Kasat Reskrim, mereka disangkakan dengan Pasal 158 Undang-undang (UU) Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Jo pasal 55 ayat 1 ke 4 KUHP. (*)

Baca juga: Polres Pidie Ungkap Kasus Tambang Emas Ilegal, Satu Eskavator Diamankan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved