Breaking News:

Erupsi Gunung Semeru

Pemerintah Bangun 1.951 Huntara untuk Pengungsi Gunung Semeru

Di kawasan relokasi pengungsi juga akan dibangun berbagai fasilitas untuk mengakomodasi kegiatan masyarakat, seperti pasar, masjid dan sarana olahraga

Editor: Taufik Hidayat
Surya
Dusun Kamar A, Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang merupakan kawasan yang paling terdampak saat Gunung Semeru kembali erupsi, pada Sabtu (4/12/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia segera membangun 1.951 unit Hunian Sementara (huntara) di lahan seluas 81 hektare Desa Sumber Mujur, Lumajang, Jawa Timur, bagi pengungsi erupsi Gunung Semeru.

Saat ini terdapat satu unit rumah contoh yang digunakan sebagai acuan pembangunan huntara tersebut.

Selain itu, di kawasan huntara juga akan dibangun sejumlah fasilitas umum seperti pasar, masjid dan sarana olahraga.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Timur, Endah Mardiana menyampaikan pentingnya standar minimal sebuah rumah bagi para pengungsi yang dibuat dalam bentuk rumah contoh terlebih dahulu.

"Rumah contoh ini akan menjadi acuan atau standar bangunan untuk hunian sementara,” jelas Endah.

Nantinya, lanjut dia, furnitur di dalamnya tidak sama, sesuai dengan adanya berbagai jenis barang dari donatur yang akan membangun huntara tersebut.

“Namun setidaknya ini menjadi standar minimal yang harus ada bagi pembangunan huntara," jelas Endah.

Selain itu, dia menjelaskan, di kawasan relokasi ini juga akan dibangun berbagai fasilitas untuk mengakomodasi kegiatan masyarakat, seperti pasar, masjid, dan sarana olahraga.(AnadoluAgency)

Baca juga: Pendamping Desa Aceh Salurkan Donasi Rp 34 Juta Untuk Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved