Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa, 14 Hari Tanggap Darurat

Berdasarkan data sementara Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Editor: bakri
Antara
Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten, Jumat (14/1/2022). 

JAKARTA - Gempa berkekuatan M 6,7 mengguncang wilayah Banten dan sekitarnya, Jumat (14/1/2022).

Berdasarkan data sementara Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (15/1/2022) per pukul 00.25 WIB, sebanyak 257 rumah mengalami kerusakan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, wilayah yang paling banyak melaporkan kerusakan yakni Kabupaten Pandeglang.

Ia pun membeberkan rincian rumah yang rusak di Kabupaten Pandeglang.

"Total rumah rusak berat ada sebanyak 26 unit, rusak sedang 33 unit, rusak ringan 131 unit, termasuk 10 unit sekolah, 1 puskesmas, 1 pabrik, 1 kantor pemerintahan, 1 tempat ibadah dan 1 tempat usaha," ucap Abdul Muhari dikutip dari laman pers BNPB, Sabtu (15/1/2022).

Sementara di Kabupaten Serang, kata Abdul, tercatat 16 rumah alami rusak sedang.

Kemudian, di Kabupaten Lebak sebanyak 12 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, 21 rusak ringan dan 3 unit bangunan sekolah.

Di samping itu juga dilaporkan satu warga mengalami luka ringan akibat gempa.

Untuk wilayah Kabupaten Sukabumi, dilaporkan ada 3 rumah alami rusak sedang dan 6 rumah rusak ringan.

"Serta di Kabupaten Bogor terdapat 8 rumah rusak sedang," imbuh Abdul.

Abdul pun meminta masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak dan rusak sebagai antisipasi.

Baca juga: Doa Ketika Terjadi Gempa Bumi, Dilengkapi Tulisan Latin dan Arti, Juga Cara Mendeteksi Gempa

Baca juga: Gempa di Banten Berdampak ke Lampung, Sejumlah Rumah Rusak Parah

"Dihimbau juga agar masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi resmi bersumber dari pihak yang dapat dipertanggungjawabkan," tambah dia.

Sebagai informasi, gempa Banten ini berpusat di 7.21 LS dan 105.05 BT pada kedalaman 40 kilometer itu dirasakan kuat selama 2-4 detik di 11 lokasi di wilayah barat Pulau Jawa dan Selatan Pulau Sumatera.

Guncangan itu membuat masyarakat berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri dari hal yang tidak diinginkan.

Adapun rinciannya meliputi Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kabupaten Lebak di Provinsi Banten.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved