Berita Pidie
Refocusing DAU Pidie Rp 118 Miliar, Perangkat Gampong Keluhkan Pengurangan Gaji, Ini Kata Wabup
Refocusing anggaran itu menyebabkan gaji atau penghasilan tetap (siltap) perangkat gampong, dana Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), hingga binte
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, kepada Serambinews.com, Minggu (16/1/2022), menjelaskan, sudah dua tahun honor aparatur gampong dikurangi, akibat refocusing.
Perangkat gampong baru tahun ini memprotes.
"Tahun 2021 paling berat, tapi penutup tahun kita gembira karena pembahasan APBK selesai tepat waktu dan kesehatan fiskal terjaga," jelasnya.
Sekda Pidie, Idhami SSos MSi, kepada Serambinews.com, Minggu (16/1/2022) menyebutkan, DAU terkena refocusing 118 miliar yang berdampak pada SKPK dan siltap aparatur gampong.
Oleh karena itu ada SKPK tidak ada kegiatan proyek, kecuali SKPK penerima DAK dan DOKA seperti Dinas PUPR Pidie, Dinkes Pidie, Disdik Pidie, Perkim Pidie, dan DKP Pidie.
Kecuali itu, bintek DPRK Pidie sebelumnya 3-4 kali, tapi 2022 hanya 2 kali.
"Kami tidak pernah menzalimi aparatur gampong, tapi akibat refocusing anggaran. Kalau tak ada refocusing kita plotkan Rp 100 miliar untuk honor," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-perangkat-gampong-pidie.jpg)