Liga 1
Imbangi Persipura Jayapura, Pelatih Sergio Alexandre Mengaku Persiraja Kurang Beruntung
Ia melihat ada spirit tinggi yang selalu ditunjukkan pemain Persiraja selama beberapa pertandingan terakhir.
SERAMBINEWS.COM, DENPASAR - Persiraja Banda Aceh hanya bisa bermain seri 0-0 saat menghadapi Persipura Jayapura di pekan Ke-20 20 BRI Liga 1 2021/2022.
Duel kedua kesebelasan digelar di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (16/1/2022) malam.
Hasil tersebut belum bisa mengangkat Laskar Rencong dari dasar klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022.
Namun, Pelatih Persiraja asal Brasil, Sergio Alexandre menyebut ada progres yang cukup bagus dalam dua pertandingan terakhir termasuk saat mereka takluk dari PSIS Semarang pekan lalu.
Ia melihat ada spirit tinggi yang selalu ditunjukkan pemain Persiraja selama beberapa pertandingan terakhir.
Hal ini menurutnya cukup bagus di tengah misi bertahan di Liga 1 yang semakin sulit.
Tetapi, ia optimistis apabila pemainnya tetap menunjukkan penampilan yang konsisten seperti menghadapi Persipura Jayapura. Secara bertahap Persiraja akan meraih hasil yang maksimal di setiap pertandingan.
“Pertandingan tidak mudah, butuh kerja keras selama pertandingan. Hasil yang saya pikir memang pantas untuk pertandingan ini yang penuh dengan tantangan. Menyuguhkan permainan terbaik di sepak bola dan ini sesuatu yang luar biasa bagi tim,” ungkap pelatih berkebangsaan Brasil sebagaimana dikutip dari ligaindonesiabaru.com, Senin (17/1/2021).
“Saya tahu ini situasi yang cukup berat dengan kondisi yang beragam dihadapi tim. Tapi saya berharap dari hari ke hari, tim ini bisa berimprovisasi dan saya sangat senang berbicara soal tim,” imbuhnya.
Sergio Alexandre menilai persaingan di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 cukup kompetitif.
Menghadapi Persipura Jayapura yang juga tengah sama-sama berjuang lepas dari zona degradasi.
Mereka berhasil menekan permainan Persiraja Banda Aceh dengan baik sehingga tidak banyak peluang yang mampu diciptakan Bruno Dybal dkk.
Walaupun ia sendiri telah menyiapkan strategi counter attack untuk meredam permainan lawan.
Namun, rapatnya jarak pemain lawan membuat pemain Persiraja Banda Aceh kesulitan untuk mengalirkan bola ke lini depan.
“Semua sudah kami persiapkan dalam latihan, tapi dalam penyelesaian memang kami kurang beruntung,” tandasnya.
Baca juga: Wasit Membunuh Kami, Kesan Sergio Alexandre Saat Debut Sebagai Pelatih Persiraja Banda Aceh
Baca juga: Persiraja Banda Aceh Protes Kepemimpinan Wasit Iwan Sukoco, Dek Gam: Kita Kirim Surat ke PSSI
Baca juga: Dek Gam Sakit Hati Atas Keputusan Wasit, Presiden Persiraja: Menyo Na Ke Buno Inan Ka Kuhambo Wasit
Baca juga: Dek Gam Murka Persiraja Kembali Kalah: Abeh Peng-peng Kee, Akhyar Ilyas Tinggalkan Laskar Rencong?