Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

5 Orang Tewas Dalam Kapal Tongkang di Jambi, Diduga Ini Penyebabnya

Lima orang ditemukan dalam kapal tongkang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa via tribunnews
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Lima orang ditemukan dalam kapal tongkang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Para korban diduga tewas lantaran menghirup gas beracun.

Identitas korban diketahui bernama Ibrahim, Candra, Anton, Anwar dan Wahyu.

Selain mereka, ada korban dalam keadaan pingsan bernama Joko Diki Saputra.

Keenam korban ditemukan dalam polka atau menhol tongkang milik PT KT, pada Minggu (23/1/2022).

Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Andi Ichsan mengatakan, korban terdiri dari 1 ABK dan 4 orang warga.

Dimana, saat itu korban bernama Ibrahim yang merupakan anak buah kapal (ABK) masuk ke dalam polka tongkang milik PT.KT yang berisi kelapa kopra.

Tetapi dia tidak kunjung keluar.

Lalu pihak pekerja PT.KT berusaha meminta pertolongan kepada masyarakat.

Baca juga: ABK WNI Masih Ditahan Milisi Houthi, Kemenlu Minta Bantu UAE

Baca juga: VIDEO Detik-detik Ledakan Gunung Api Bawah Laut Tonga dan Sebabkan Tsunami di Jepang

Saat itu, empat orang langsung masuk kedalam polka tongkang, tetapi keempat orang tersebut mengalami keracunan dan pingsan di dalam.

  
"Iya, jadi 4 warga atau masyarakat ini ingin membantu 1 ABK, dan akhirnya keracunan juga," kata Kapolres, Minggu (23/1/2022).

Sementara Kabid Humas Polda Jambi, Kombes pol Mulia Prianto mengatakan evakuasi korban dipimpin oleh Kapolres Tanjab Timur, AKBP Andi Ichsan bersama tim gabungan Ditpolairud Polda Jambi, Satreskrim Polres Tanjab Timur dan Polsek Nipah Panjang.

Tim gabungan berhasil mengevakuasi lima korban dalam keadaan tidak sadarkan diri, dan satu orang pekerja PT.KT mengalami pingsan diduga dikarenakan gas para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Nipah Panjang.

Dari keterangan Dokter Puskesmas lima korban yang berada di Puskesmas Nipah panjang tidak bisa tertolong lagi dan meninggal dunia.

Mereka diduga keracunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved