Mengaku Penasaran Suasana Kuburan, Pemuda Ini Nekat Gali Lagi Makam yang Baru Ditutup, Ternyata ODGJ

Saat ditanya motif tindakannya, EH mengaku ingin mengetahui situasi di dalam kubur. Sontak saja, jawaban ini membuat warga desa geger.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pemuda asal Kampung Haur Kuning, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor dimankan polisi karena aksinya menggali makam atau kuburan.

Pemuda gondrong berinisial EH (27) tersebut dimankan jajaran Polsek Jonggol pada Selasa (25/1/2022).

Namun aksinya menggali makam dilakukan pada Senin (24/1/2022) sore.

Adapun makam yang digali oleh EH diketahui merupakan makam almarhum Ugan yang baru saja meninggal dan dikebumikan pada Senin (24/1/2022) pagi.

EH langsung melancarkan aksinya pada sore hari, tepatnya usai pemakaman jenazah.

Dilansir dari Wartakotalive.com, Rabu (26/1/2022), dalam video amatir yang beredar, tindakan EH sempat dipergoki oleh seorang pemuda yang curiga dengan penggalian itu.

Pemuda itu lalu memanggil warga lainnya untuk bersama-sama mengamankan EH.

Baca juga: Kisah Pemuda Mendekam di Penjara, Dilaporkan ke Polisi Karena Jual Kulkas Milik Ibunya

Baca juga: Isteri Sakit, Suami Diduga ODGJ di Mane Pidie Bakar Rumah Sendiri

Saat ditanya motif tindakannya, EH mengaku ingin mengetahui situasi di dalam kubur.

Sontak saja, jawaban ini membuat warga desa geger.

Warga yang tidak puas lalu mengamankan pelaku ke kediaman Ketua RT dan kemudian membawa ke kantor polisi.

Kapolsek Jonggol Kompol Sularso mengungkapkan, saat pemeriksaan pelaku EH memberikan jawaban ataupun keterangan yang tidak sesuai dengan apa yang ditanyakan oleh penyidik.

"Karena jawabannya tidak jelas, kami pun langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Jonggol, Ketua MUI Kecamatan Jonggol, Pendamping ODGJ dan keluarga," kata Sularso, Selasa (25/1/2022).

Hasil koordinasi yang dilakukan tersebut menunjukkan bahwa pelaku EH (27) diduga mengalami gangguan jiwa yang diperkirakan sudah sejak 7 bulan yang lalu.

Baca juga: Terungkap Peran 5 Pemuda saat Keyorok Kakek 89 Tahun Sampai Tewas, Keluarga Duga Ada Dalangnya

Baca juga: Detik-Detik Pemuda ODGJ Bunuh 5 Orang di OKU, Pelaku Tiba-tiba Mengamuk saat Makan Siomay

Kasus ini pun, katanya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saudara EH langsung kita bawa ke RS jiwa untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," tutur Sularso.

Geger pria di Aceh Utara mengaku Imam Mahdi

Aksi aneh warga yang membuat heboh warga lainnya sebelumnya juga terjadi di Aceh Utara.

Berbeda dengan yang terjadi di Jonggol, kabupaten Bogor, warga di Aceh Utara dibuat geger dengan pengumuman seorang pemuda yang mengaku dirinya adalah Imam Mahdi.

Mengutip pemberitaan Serambinews.com, kejadian itu terjadi di Masjid Al-Khalifah Ibrahim, Kecamatan matangkuli, Aceh Utara pada Rabu (19/1/2022), sekitar pukul 21.00 WIB.

Pemuda tersebut mengaku dirinya adalah Imam Mahdi yang diturunkan ke bumi dengan menggunakan alat pengeras suara masjid tersebut.

Tentu saja, pengumuman itu membuat warga setempat kaget.

Warga yang baru saja pulang dari masjid setelah mengikuti pengajian, berbondong-bondong kembali ke rumah ibadah tersebut.

“Jamaah baru saja pulang dari masjid setelah mengikuti pengajian rutin,” ujar Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim kepada Serambinews.com, Kamis (20/1/2022).

Warga pun kemudian mengamankan pemuda tersebut.

Baca juga: Pemuda Bunuh Janda Muda, Pelaku Sakit Hati Korban Berhubungan dengan Ayahnya, Ditikam Depan Kerabat

Belakangan diketahui pria itu bernama, Armia (29) warga Desa Buket Hagu, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara.

Saat hendak diamankan, pria itu masih kukuh terkait ucapannya, bahwa dirinya Imam Mahdi.

Ia mengaku, bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya itu.

Saat aksi diamankan, sejumlah warga sempat merekamnya kemudian dibagikan ke sejumlah media sosial, WhatsApp dan Facebook.

“Untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian pria tersebut diserahkan ke Mapolsek Matangkuli,” ujar Jafar Kuba.

Lalu personel Polsek Matangkuli menghubungi pihak keluarganya.

Selanjutnya, sekitar pukul 23.00 WIB, pria tersebut diserahkan ke pihak keluarga.

“Pihak keluarga menyebutkan, kalau Armia mengalami gangguan jiwa, dan warga di kawasan Paya Bakong sudah paham dengan kelakuannya bila ada yang aneh,” pungkas Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Matangkuli. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

BERITA KANAL NEWS LAINNYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved