Breaking News:

Seleb

2 Tahun tak Muncul di Layar Kaca, Aktor Aliando Syarief Idap OCD Ekstreme, Gangguan Apa Itu?

Aliando Syarief mengaku dirinya mengidap gangguan mental Obsessive Compulsive Disorder (OCD) ekstreme.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
Instagram/@aliandooo
Aktor Aliando Syarief. 

Untuk meredakan ketakutan atyau kecemasannya itu, dia dapat mencuci tangan secara kompulsif (berulang) sampai terasa sakit dan pecah-pecah.

Baca juga: Bukan Sombong, Ini Penyebab Raisa Ogah Foto Bareng Penggemar hingga Singgung Gangguan Mental

Penyebab

Menurut Mayo Clinic, penyebab gangguan obsesif-kompulsif tidak sepenuhnya dipahami.

Dilansir dari laman resminya, beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab seseorang mengidap penyakit gangguan mental ini meliputi:

  • Biologi. OCD mungkin merupakan hasil dari perubahan kimia alami tubuh atau fungsi otak.
  • Genetika. OCD mungkin memiliki komponen genetik, tetapi gen spesifik belum diidentifikasi.
  • Sedang belajar. Ketakutan obsesif dan perilaku kompulsif dapat dipelajari dari melihat anggota keluarga atau secara bertahap dipelajari dari waktu ke waktu.

Sementara f aktor-f aktor yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan atau memicu gangguan obsesif-kompulsif meliputi:

  • Riwayat keluarga
  • Pernah mengalami peristiwa traumatis atau stres
  • Gangguan kesehatan mental lainnya seperti gangguan kecemasan, depresi, penyalahgunaan zat atau gangguan tic.

Ciri-ciri orang memiliki OCD

Gangguan OCD biasanya mencakup pemikiran yang tidak diinginkan berulang (obsesi) atau dorongan untuk melakukan sesuatu secara berulang (kompulsi).

Namun menurut Mayo Clinic, penderita OCD juga mungkin hanya memiliki salah satu diantaranya, yaitu gejala obsesi atau gejala kompulsi.

Penderita OCD dengan gejala obsesi seringkali merujuk pada kebiasaan pemikiran:

  • takut kontaminasi atau kotoran
  • keraguan dan kesulitan menoleransi ketidakpastian
  • membutuhkan hal-hal yang teratur dan simetris
  • pikiran agresif atau mengerikan tentang kehilangan kendali dan melukai diri sendiri atau orang lain
  • pikiran yang tidak diinginkan.

Contoh tanda dan gejala obsesi meliputi:

  • takut terkontaminasi dengan menyentuh benda-benda yang telah disentuh orang lain
  • rasa ragu telah mengunci pintu atau mematikan kompor
  • stres berlebihan ketika melihat objek tidak teratur atau menghadap ke arah tertentu
  • menghindari situasi yang dapat memicu obsesi, seperti berjabat tangan.

Sementara penderita OCD dengan gejala kompulsi seringkali merujuk pada kebiasaan perilaku:

  • mencuci dan membersihkan
  • memeriksa
  • perlu menghitung sesuatu
  • ketertiban
  • mengikuti rutinitas yang ketat
  • menuntut kepastian

Contoh tanda dan gejala kompulsi meliputi:

  • mencuci tangan sampai kulit menjadi berkerut
  • memeriksa pintu berulang kali untuk memastikan pintu terkunci
  • menghitung dalam pola tertentu
  • melakukan tugas atau menata barang dalam urutan tertentu

Kapan harus ke dokter?

OCD biasanya dimulai pada masa remaja atau awal masa dewasa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved