Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Tamiang

Anggota DPRA Jauhari Amin Dukung Batubedulang Jadi Pusat Agrowisata Aceh Tamiang

"Rata-rata masyarakat bekerja sebagai pekenun dan petani. Ini akan sangat baik bila dipadu dengan konsep wisata," kata Jauhari.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Dok Tim
Anggota DPRA, Jauhari Amin (tengah) saat mendengarkan usulan konsep agrowisata dari masyarakat Batubedulang, Aceh Tamiang, Minggu (30/1/2022). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Anggota DPRA, Jauhari Amin mendukung penuh usulan masyarakat Kampung Batubedulang, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang menjadikan daerahnya sebagai pusat agrowisata.

Dukungan ini disampaikan Jauhari setelah dirinya melihat dan mendengarkan langsung usulan yang disampaikan masyarakat saat reses di daerah itu pada Minggu (30/1/2022) siang.

Jauhari ketika dikonfirmasi pada Minggu (30/1/2022) malam, mengatakan, usulan itu sangat masuk akal karena kondisi alam Batubedulang masih dipenuhi hamparan perkebunan subur yang selama ini menjadi penopang utama peremonomian masyarakat.

"Rata-rata masyarakat bekerja sebagai pekenun dan petani. Ini akan sangat baik bila dipadu dengan konsep wisata," kata Jauhari.

Namun yang menguatkan Jauhari mendukung konsep ini tak lain posisi Batubedulang yang berada di ujung Tamiang.

Desa ini berbatasan langsung dengan Aceh Timur atau berjarak sekira 50 kilometer dari pusat Pemerintahan Aceh Tamiang di Karangbaru.

Baca juga: Kajian Amdal Dikebut, Tamsar 27 akan Menjadi Pusat Agrowisata

"Dengan jarak sejauh itu, kita harus kreatif membuat terobosan untuk lebih menghidupkan perekonomian masyarakat di sana," kata anggota Fraksi Gerindra ini.

Berdasarkan masukan dari masyarakat, konsep agrowisata Batubedulang nantinya akan difokuskan pada tanaman durian.

Masyarakat optimis konsep ini akan berhasil bila ditopang dengam bibit unggul.

"Pemikiran seperti harus kita dukung, saya sangat yakin bila ini terwujud, kehidupan masyarakat akan lebih baik, ekonomi berputar dengan baik," ujarnya optimis.

Dalam kesempatan itu, Datok Penghulu Kampung Batubedulang, Suhardi juga menyampaikan kondisi masjid mereka yang saat ini pembangunannya tersendat.

Dia berharap dengan campur tangan legislatif bisa menyelesaikan tahapan pembangunan yang baru mencapai 60 persen.

"Termasuk ada kelompok anak-anak yang tetap menjaga tradisi tari saman, ini harus diperhatikan karena mereka telah bersedia menjaga kebudayaan kita," tukas Jauhari Amin.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved