Jumat, 10 April 2026

Berita Lhokseumawe

Mencegah Aksi Rohingya Kabur, Kawasan BLK Lhokseumawe Dipasang CCTV

Mereka yang kabur adalah Khaleda Bibi (22), Mosana Begum (18), Asma (15), Haresa (24), Kismut Ara  (12), Noor Safa (18), Noor Kayah (24), dan

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Imigran Rohingya saat tiba di Pelabuhan Aceh Utara belum lama ini   

Mereka yang kabur adalah Khaleda Bibi (22), Mosana Begum (18), Asma (15), Haresa (24), Kismut Ara  (12), Noor Safa (18), Noor Kayah (24), dan

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sepanjang Januari 2022 ini, sudah ada 12 wanita Rohinya yang berhasil kabur dari lokasi penampungan Balai Latihan Kerja  (BLK) Kandang Lhokseumawe.

Sehingga kini pengamanan di lokasi tersebut terus diperketat. Di samping itu juga kini sudah dipasang CCTV.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan Pengungsi Rohingya Lhokseumawe, Marzuki, Senin (31/1/2022), awalnya,  menjelaskan, pada Selasa (18/1/2021) lalu, merupakan pertama kali adanya wanita Rohingya yang kabur. Jumlah delapan orang.

Mereka yang kabur adalah Khaleda Bibi (22), Mosana Begum (18), Asma (15), Haresa (24), Kismut Ara  (12), Noor Safa (18), Noor Kayah (24), dan Samira  (18). 

"Beberapa hari kemudian, sempat ada enam wanita Rohingya yang mencoba kabur lagi. Namun berhasil ditemukan saat mereka sedang bersembunyi di semak-semak belakang BLK," paparnya.

Lanjur Marzuki, dua hari lalu, kembali ada empat wanita Rohingya yang kabur. 

Baca juga: Koalisi Ulama Laporkan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman ke Pusat Polisi Militer

Baca juga: Ukraina Siagakan 130 Ribu Pasukan Cadangan untuk Hadapi Rusia

Mereka adalah Kowse Bibi (21), Noor Kayes (21), Solika (17), dan Ismat Ara (15).

"Jadi total wanita Rohingya yang berhasil kabur sampai saat ini sudah 12 orang," ujar Marzuki.

Jadi, guna mengantisipasi kedepannya ada lagi wanita Rohingya yang kabur, maka pengamanan di BLK terus diperketat. 

"Ternasuk kini sudah dipasang CCTV. CCTV dipasang di tiga titik kawasan BLK. Pemasangan CCTV sudah dilakukan sejak tiga hari lalu," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sebuah kapal pengangkut imigran Rohingya kembali memasuki perairan Aceh, tepatnya di perairan Kabupaten Bireuen, 45 mil laut dari bibir pantai. Keberadaan kapal asing itu pertama sekali diketahui pada Minggu (26/12/2021) malam.

Saat ini, para nelayan tidak berani melakukan evakuasi. Walaupun bantuan makanan dan minuman terus diberikan. Sehingga pada Rabu (29/12/2021) malam mulai tersebar informasi, kalau Pemerintah Indonesia akan menampung Rohingya yang sedang berada di laut tersebut.

Maka pada Kamis (30/12/2021), Kapal Perang Indonesia menarik kapal  yang berisikan 115 Rohingya menuju Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara. Kapal Rohingya tersebut tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh sekitar pukul 00.30 WIB.

Kemudian mereka dievakuasi menggunakan empat bus untuk menjalani karantina BLK Kandang, Kota Lhokseumawe.(*)

Baca juga: Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ringkus Pemilik Sabu

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved