Berita Pidie

Terungkap! Pelaku Penembakan Dantim BAIS Pidie Hanya Sempat Lepaskan 1 Tembakan, Ini Penyebabnya

F sebagai eksekutor alias orang yang menembakkan senjata api ke arah mobil yang dikendarai korban mengaku hanya sempat melepaskan satu kali tembakan.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, didampingi Dandim 0102/Pidie, Letkol Arh Tengku Sony Sonatha, hadir pada rekonstruksi pembunuhan Dantim BAIS TNI Wilayah Pidie, Kapten Inf Abdul Majid, di Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Senin (31/1/2022). 

Di pintu mobil Toyota Fortuner tersebut, ditemukan bekas lubang peluru.

"Satu kali saya melepaskan tembakan karena senjata macet," kata pelaku F saat rekonstruksi ulang di Gampong Lhok Panah.

Usai melakukan eksekusi, F melarikan diri dengan menyerahkan senjata kepada D.

Kedua pelaku melarikan diri dengan sepeda motor yang diparkir dalam kebun coklat.

Baca juga: Kasus Penembakan Dantim BAIS Pidie, Tukang Cukur Eksekusi Sang Kapten dengan SS1, Ini Kode Aksinya

M yang berada dalam mobil Toyota Fortuner keluar, sekaligus melarikan diri ke dalam kebun hingga ke perkampungan warga.

Korban bersama rekannya di dalam mobil berusaha membawa mobil melalui jalan tersebut.

Sekitar 300 meter berjalan, mobil Toyota Fortuner yang dibawa korban berhenti.

Teman korban di dalam mobil turun dengan menyetop satu sepeda motor (sepmor) yang melintasi jalan tersebut. 

Pengendara sepmor itu bernama Syarwan yang membonceng isterinya.

Rekan korban meminta Syarwan bersama isterinya membantu mengevakuasi korban untuk dinaikkan ke atas sepmor milik Syarwan.

Baca juga: Penembakan Dantim BAIS di Pidie Hingga Korban Meninggal Bermotif Perampokan, Begini Kronologisnya

Akhirnya rekan korban membawa sepmor milik warga tersebut.

Di atas sepmor itu, korban didudukkan di tengah, dengan dipegang Syarwan yang duduk di belakang. 

Kapolres Pidie, AKBP Padli, SIK kepada Serambinews.com, Selasa (1/2/2022), mengatakan, Polres Pidie telah melakukan rekonstruksi dengan menampilkan 21 adegan.

Mulai dari perencanaan hingga tiga tersangka melakukan aksinya dengan memilih target dan bantuan saksi membawa korban ke rumah sakit.

Ia menyebutkan, kasus penembakan dengan korban Dantim BAIS TNI, Kapten Inf Abdul Majid itu tidak ada perkembangan baru.

"Saat ini, kasus tersebut masih pada tahap pertama menyerahkan berkas kepada Kejari Pidie,” ungkap Kapolres.

“Dalam rekostruksi ulang itu, Polres Pidie didampingi Jaksa dan POM TNI Iskandar Muda," pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved