Internasional

Suami Wakil Presiden AS Dievakuasi dan Pelajar Kulit Hitam Diungsikan, Ada Ancaman Bom

Agen Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) menyelamatkan Douglas Emhoff, suami Wakil Presiden AS Kamala Harris ke tempat yang aman.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Anggota Departemen Kepolisian Metropolitan Distrik Columbia melakukan penyelidikan atas ancaman bom di Sekolah Menengah Dunbar pada Selasa (8/2/2022) di Washington, DC, AS. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Agen Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) menyelamatkan Douglas Emhoff, suami Wakil Presiden AS Kamala Harris ke tempat yang aman.

Para pelajar dan administrator juga dievakuasi setelah ancaman bom dilaporkan di sebuah sekolah di Washington, DC, AS.

Mereka sedang merayakan acara Bulan Sejarah Hitam, kata para pembantu Emhoff dan otoritas sekolah, seperti dilansir AP, Rabu (9/2/2022).

Emhoff, berada di Sekolah Menengah Dunbar di ibu kota AS untuk menghadiri acara memperingati Bulan Sejarah Hitam.

Para siswa dan guru di sekolah tersebut juga dievakuasi dari gedung tersebut.

Serangkaian ancaman bom sudah ada sejak minggu lalu ke selusin perguruan tinggi dan universitas kulit hitam di seluruh negeri.

Wakil Presiden terpilih AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris dan dan suaminya, Douglas Emhoff, berpelukan di atas panggung setelah Joe Biden berbicara di depan pendukungnya di Pittsburgh, Philadelphia, Pennsylvania, AS pada Senin (2/11/2020) malam
Wakil Presiden terpilih AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris dan dan suaminya, Douglas Emhoff, berpelukan di atas panggung setelah Joe Biden berbicara di depan pendukungnya di Pittsburgh, Philadelphia, Pennsylvania, AS pada Senin (2/11/2020) malam (AFP//Mark Makela / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA)

Baca juga: Presiden AS Sebut Pemimpin ISIS Bunuh Diri, Bom Diledakkan Saat Pasukan Khusus AS Menyerbu Rumahnya

Sehingga, memaksa institusi membatalkan kelas dan memicu ketakutan di antara komunitas kulit hitam.

Tidak ada bahan peledak yang ditemukan di salah satu lokasi.

Tetapi ancaman sedang diselidiki oleh Biro Investigasi Federal (FBI).

Sekolah Menengah Dunbar adalah sekolah menengah pertama untuk orang kulit hitam Amerika di Amerika Serikat, menurut situs webnya.

Staf Emhoff mengatakan kepada wartawan bahwa sekolah melaporkan ancaman tersebut kepada Dinas Rahasia AS.

Sehingga, dapat melindungi para pemimpin politik AS dan keluarga mereka.

Baca juga: Ledakan Bom Gegerkan Sibolga Lima Rumah Hancur, Empat Orang Terluka

Emhoff selamat, kata juru bicaranya.

“Kami mendapat ancaman hari ini terhadap fasilitas itu," kata juru bicara District of Columbia Public Schools (DCPS).

"Jadi kami ... mengambil tindakan pencegahan untuk mengevakuasi semua orang, seperti yang Anda lihat," tambahnya.

"Saya pikir semua orang aman, tapi saya tidak memiliki rincian spesifik saat ini,” katanya.

Tidak ada rincian lain yang segera tersedia.(*)

Baca juga: Wapres AS, Kamala Harris, Sanksi Keras Siap Dijatuhkan ke Rusia Atas Pencaplokan Ukraina

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved