Internasional
Madinah Segera Dirubah Jadi Kota Pintar dan Paling Layak Huni di Arab Saudi
Kerajaan Arab Saudi akan segera merubah Madinah menjadi Smart City atau kota pintar. Untuk mewujudkannya, para pakar teknologi lokal dan
"Definisinya tidak sepenting apa yang ingin kita capai."
"Setiap komunitas, setiap kota memiliki tujuan yang berbeda dan ini adalah wawasan lain."
Dia menegaskan tidak ada resep yang bisa diikuti oleh setiap kota untuk mendapatkan hasil yang sama.
Dia menjelaskan setiap kota memiliki demografi yang berbeda, geografi yang berbeda, sumber daya yang berbeda dan kemampuan yang berbeda.
Baca juga: Kota Langsa Masuk 50 Besar Smart City Tingkat Nasional
"Tapi saya tahu satu hal, yang jelas, ini adalah topik tentang orang-orang,” ujarnya.
Di bawah tajuk “Di mana teknologi memenuhi ketenangan”, forum tersebut menghadirkan tiga diskusi panel.
Termasuk beberapa presentasi yang menampilkan 12 pembicara nasional dan internasional terkenal.
Mereka mengeksplorasi strategi Madinah untuk menjadi kota pintar dan mengidentifikasi enam sektor untuk pembangunan.
Dimulai dari pariwisata, lingkungan, bisnis, lingkungan lama, kesejahteraan dan mobilitas.
Sekitar 148 peserta mengikuti enam lokakarya yang menghasilkan sekitar 500 ide.
Itu menjadi dasar mereka menyiapkan studi kasus untuk mengembangkan setiap sektor.
“Kami mengadakan beberapa lokakarya dan melibatkan pemangku kepentingan utama, termasuk penduduk itu sendiri, ” kata Abdulrahman Ibrahim, kepala analitik data dan petugas inovasi Pengembangan Wilayah Al-Madinah.
“Strategi dan tujuan program Smart Madinah sangat human-centric dan warga perlu membantu menghadapi tantangan dan solusi teknologi yang tepat,” jelasnya.
Transportasi merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi kota ini.
Akibatnya, salah satu sektor prioritas utama dalam strategi kota pintar Madinah adalah mobilitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/berdoa-di-taman-raudhah_20151208_083841.jpg)