Sabtu, 18 April 2026

Internasional

Pengadilan Pakistan Bebaskan Pembunuh Saudara Perempuannya, Orang Tua Beri Pengampunan

Seorang pria Pakistan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada 2019 karena mencekik sampai mati saudara perempuannya, seorang model di media sosial.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Petugas polisi menghadirkan Waseem Azeem, saudara lelaki bintang media sosial yang terbunuh Qandeel Baloch, setelah penangkapannya, di sebuah kantor polisi di Multan, Pakistan pada 17 Juli 2016. 

SERAMBINEWS.COM, MULTAN - Seorang pria Pakistan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada 2019 karena mencekik sampai mati saudara perempuannya, seorang model di media sosial.

Dia dibebaskan dari pembunuhan pada Senin (14/2/2022).

Setelah orang tuanya mengampuninya di bawah hukum Islam, kata seorang pengacara untuk keluarga pria itu.

Waseem Azeem ditangkap pada 2016 setelah mengaku membunuh Qandeel Baloch (26), karena memposting apa yang dia sebut gambar "memalukan" di Facebook.

Dilansir AFP, dia dihukum karena pembunuhan dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Tetapi orang tuanya telah meminta pembebasannya, kata Sardar Mahboob, seorang pengacara yang mewakili Azeem dan keluarganya.

Baca juga: Gara-gara Ingin Mendapatkan Bayi Laki-laki, Wanita Pakistan Bersedia Dipaku di Kepala

Hukum Islam di Pakistan mengizinkan keluarga korban pembunuhan untuk mengampuni seorang terpidana pembunuh.

Pembunuhan Baloch pada saat itu menuai kecaman nasional.

Tetapi para kritikus menduga Azeem bisa keluar dari penjara setelah hukumannya jika orang tuanya memaafkannya.

Mahboob mengatakan Azeem bisa dibebaskan paling cepat minggu ini setelah selesainya dokumen.

Ibunya, Anwar Bibi, menyambut baik putusan pengadilan tersebut.

“Saya senang atas pembebasan putra saya, tetapi kami masih sedih atas kehilangan putri kami,” katanya.

Dia mengatakan kepada wartawan putrinya yang terbunuh tidak dapat kembali lagi.

"Tetapi saya berterima kasih kepada pengadilan, yang memerintahkan pembebasan putra saya atas permintaan kami," ujarnya.

Baloch ditemukan dicekik di rumahnya dekat kota Multan di provinsi Punjab.

Baca juga: Pemberontak Serang Pangkalan Militer Pakistan, 1 Personel Militer dan 4 Separatis Tewas

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved