Senin, 1 Juni 2026

Tanah Wakaf

Kemenag Aceh Besar Tuntaskan Ruislag 28 Persil Tanah Wakaf di Ruas Jalan Tol

Menurut Kakankemenag Aceh Besar H Abrar Zym SAg MH di dampingi ketua Tim H Khalid Wardana SAg MSi, sejak tahun 2019 sampai saat ini Tim Kemenag bersam

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kakankemenag Aceh Besar H Abrar Zym SAg didampingi Sekretaris BWI Aceh Drs H Azhari MA dan tim melakukan peninjauan dan verifikasi ruislag tanah wakaf di pintu masuk area jalan tol Gampong Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam, Kamis (17/2/2022). 

Laporan Asnawi I Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan tim penetapan keseimbangan nilai dan manfaat tukar menukar harta benda wakaf yang masuk dalam area pembangunan jalan tol di wilayah Aceh Besar, menuntaskan kegiatan verifikasi dan kunjungan lapangan terhadap 7 persil tanah wakaf.

Ketuga tanah tersebut tersebar di Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam 2 persil, Cot Keu'eung Kecamatan Kuta Baro 4 persil dan sisa tanah wakaf pengganti di Mesalee Kecamatan Indrapuri 1 persil.

Menurut Kakankemenag Aceh Besar H Abrar Zym SAg MH di dampingi ketua Tim H Khalid Wardana SAg MSi, sejak tahun 2019 sampai saat ini Tim Kemenag bersama PPK jalan tol dan instansi terkait telah melakukan kunjungan dan verifikasi sebanyak 28 persil tanah wakaf dan telah mendapatkan tanah pengganti yang berada di Kecamatan Lembah Seulawah, Seulimuem, Kuta Cotglie, Indrapuri, Kuta Baro, Darussalam dan Baitussalam.

Tuntasnya proses ruislag tanah wakaf untuk pembangunan jalan tol tidak terlepas dengan dukungan masyarakat, aparatur gampong, nazhir wakaf dan kegigihan PPK jalan tol bersama tim Kemenag untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan.

Staf Khusus Kementerian ATR/BPN M Adli Abdullah Menyerahkan Sertifikat Tanah Wakaf di Aceh Tengah

Bahkan di beberapa lokasi sempat terjadi pemblokiran jalan tol dan tarik ulur terhadap nilai ganti rugi untuk proses ruislag tanah wakaf.

Kankemenag Aceh Besar mengucapkan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota tim yaitu BWI, MPU, Pemkab Aceh Besar, KUA, nazhir wakaf dan aparatur gampong yang telah mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam mendukung terwujudnya proyek strategis nasional (PSN) pembangunan jalan tol di wilayah Aceh Besar dengan terlibat langsung dalam proses ruislag tanah wakaf area jalan tol.

"Begitu juga dengan PPK Jalan tol selaku penanggung jawab ganti rugi dan proses ruislag telah membangun kerja sama yang baik untuk menyelamatkan aset tanah wakaf, mudah mudahan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan pahala dari Allah," ujar H Khalid Wardana.

VIDEO - Dirikan Rumah di Tanah Wakaf, Keluarga Alami Hal Aneh, Tiba-Tiba Ditemani Bocah

Lebih lanjut Kemenag Aceh Besar mengimbau seluruh pengambil kebijakan, aparatur pemerintah, nazhir dan tokoh masyarakat untuk ikut pro aktif menjaga, memberdayakan dan menyelamatkan berbagai aset tanah wakaf, apalagi Kemenag bersama Baitul Mal Aceh Besar dan BPN dalam beberapa tahun ini menjalankan program pembuatan sertifikat tanah wakaf secara gratis.

Untuk itu diperlukan kepedulian semua pihak, para pemberi wakaf telah mewakafkan harta bendanya untuk agama.

"Jadi tugas kita untuk mewakafkan waktu dan pikiran dalam menyelamatkan berbagai aset tanah wakaf," harap H Abrar Zym.

Dalam kegiatan kunjungan dan verifikasi tanah wakaf di Kecamatan Baitussalam, Kuta Baro dan Indrapuri, selain tim Kemenag Aceh Besar juga hadir Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Aceh yang juga sekretaris BWI Aceh Drs H Azhari MA bersama jajarannya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved