Selasa, 21 April 2026

Internasional

Universitas Elektronik Arab Saudi Luncurkan Forum E-Learning di Riyadh

Universitas Elektronik Arab Saudi membentuk Tren Global dalam Forum E-Learning (GTEL) untuk meningkatkan masa depan pendidikan. Universitas itu

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Pesiden Universitas Elektronik Arab Saudi, Dr. Lilac Al-Safadi 

"Bagaimana mereka membutuhkannya, dan di mana mereka membutuhkannya,” jelasnya.

Juga akan ada aspek virtual pada forum online di mana 50 perusahaan global akan berpartisipasi untuk memajukan metodologi pendidikan dan pelatihan digital.

Al-Safadi menjelaskan Saudi Electronic University merupakan universitas pertama di Arab Saudi.

Baca juga: USK Kembali Terapkan Kuliah Daring Hingga 20 Februari, Dampak Meningkatnya Kasus Positif Covid-19

Dimana, secara eksklusif mengadopsi strategi dan teknologi e-learning dalam pendidikan.

Universitas menggunakan pengetahuan dan keahliannya untuk menjadi tuan rumah forum.

Selama Covid-19, Al-Safadi menyoroti, universitas melakukan perubahan total ke pembelajaran virtual 100 persen hanya dalam 24 jam.

“Misi kami, mentransfer tren dan praktik terbaru dalam pembelajaran." katanya.

"Kami juga berbagi pengalaman dalam memindahkan seluruh pendidikan ke pembelajaran virtual dalam 24 jam," tambahnya.

"Itu keputusan menteri untuk menutup sekolah dan universitas,” katanya.

“Meskipun ada gangguan aktivitas tatap muka selama COVID-19, kami dengan mulus beralih ke lingkungan yang sepenuhnya virtual,” tambahnya.

Dia menjelaskan dengan peralihan menyelesaikan pembelajaran online, universitas tidak hanya dapat sepenuhnya membantu mahasiswany.

Tetapi juga memperluas dukungan, keahlian, dan metodologi mereka ke universitas lain.

Dia menjelaskan akan dapat membantu lembaga pendidikan yang selalu memiliki lingkungan belajar tradisional menuju lingkungan virtual.

“Sebagai rumah pengalaman dalam pembelajaran, misi kami adalah mentransfer tren dan praktik terbaru dalam pembelajaran ke Kerajaan,” kata Al-Safadi.

“Hari ini, Kerajaan telah diakui dan dilihat sebagai pemberi pengaruh dan mitra dalam pembuatan kebijakan pembelajaran digital internasional," klaimnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved