Senin, 13 April 2026

Xinjiang

China Siap Sambut Baik Kunjungan Badan HAM PBB ke Xinjiang, Ajukan Satu Syarat Khusus

Saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich ke-58 secara virtual, Wang menyampaikan pesan itu sebagai respons atas pertanyaan....

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/ROMAN PILIPEY
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi. China Siap Sambut Baik Kunjungan Badan HAM PBB ke Xinjiang, Ajukan Satu Syarat Khusus. 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, memastikan bahwa negaranya akan menyambut baik kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM), Michelle Bachelet, ke Xinjiang.

Saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich ke-58 secara virtual, Wang menyampaikan pesan itu sebagai respons atas pertanyaan mengenai Daerah Otonomi Uighur Xinjiang China.

Xinhua melaporkan, Wang menyebut China sudah lama membuka pintu bagi utusan HAM PBB untuk datang ke Xinjiang untuk meninjau lokasi-lokasi yang selama ini dianggap sebagai tempat praktik pelanggaran HAM.

Wang juga menyatakan saat ini pihaknya sedang berdiskusi dengan Bachelet mengenai jadwal. 

Pada forum tersebut, Wang menyoroti kembali lokasi Xinjiang yang dinilai erat dengan daerah di mana pasukan teroris dan ekstremis terkonsentrasi. Pemerintah pusat telah meminta pemerintah daerah Xinjiang untuk menjaga keselamatan rakyat serta melakukan program deradikalisasi melalui pendidikan.

Pelaksanaan programnya disebut Wang telah mengacu pada negara-negara lain dengan masalah serupa seperti Inggris dan Prancis.

"Pekerjaan semacam itu pada dasarnya telah menghilangkan dasar ekstremisme dan mendapatkan dukungan dari orang-orang di Xinjiang. Dalam lima tahun terakhir, tidak ada insiden teroris kekerasan di wilayah tersebut," ungkap Wang.

Terkait tuduhan adanya kerja paksa sistematis atau kamp pendidikan ulang, Wang menegaskan itu adalah kebohongan.

Dengan syarat khusus

Wang, yang juga menjabat sebagai Penasihat Negara China, berharap agar kunjungan yang dilakukan badan HAM PBB di masa mendatang tidak memiliki tujuan politis dan dilakukan secara netral.

Dibukanya pintu kunjungan untuk badan PBB akan dilakukan dengan satu syarat khusus, yaitu kunjungan tidak boleh didasarkan pada asas praduga bersalah. China tegas menentang segala macam prasangka dan tuduhan tidak berdasar.

"Tetapi satu hal yang pasti, orang-orang dari semua kelompok etnis di Xinjiang tidak menyambut penyelidikan apa pun yang didasarkan pada praduga bersalah, dan mereka dengan tegas menentang segala macam prasangka dan tuduhan tidak berdasar terhadap kebijakan etnis China," lanjut Wang.

China sejauh ini sangat terbuka dalam menyambut orang asing untuk datang ke Xinjiang, terutama mereka yang ingin mengetahui kebenaran dari isu yang beredar. 

Dikutip dari Xinhua, sebelum pandemi Covid-19 Xinjiang telah menerima lebih dari 2.000 pejabat pemerintah, tokoh agama, dan jurnalis dari lebih dari 100 negara dan organisasi internasional.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "China Siap Menyambut Baik Kunjungan Badan HAM PBB ke Xinjiang"

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved