Sudah Punya Iron Dome, Israel Kini Tambah Pertahanannya dengan C-Dome
C-Dome merupakan konfigurasi angkatan laut dari sistem pertahanan rudal Iron Dome (Kubah Besi).
SERAMBINEWS/CP -Baru-baru ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa mereka telah berhasil menguji C-Dome.
C-Dome merupakan konfigurasi angkatan laut dari sistem pertahanan rudal Iron Dome (Kubah Besi).
Sistem C-Dome dirancang untuk mencegat ancaman tingkat lanjut.
Dilansir dari intisari-online, C-Dome dikembangkan oleh tentara bersama dengan Kementerian Pertahanan Israel dan perusahaan pertahanan yang berbasis di Israel, Rafael.
“Israel telah berhasil menyelesaikan seri pertama uji tembak 'C-Dome' — konfigurasi angkatan laut lanjutan dari Sistem Pertahanan Udara Iron Dome — di atas Kapal Angkatan Laut Israel Sa'ar 6 'Magen' Class Corvette," tweet IDF.
'C-Dome' dikembangkan oleh Organisasi Pertahanan Rudal Israel di Direktorat Litbang Pertahanan @Israel_MoD bersama dengan IDF & @RafaelDefense.
Ini bergabung dengan beberapa sistem canggih dalam susunan pertahanan rudal multi-tier Israel, termasuk. Panah & Selempang David.
Serangkaian tes mensimulasikan sejumlah ancaman canggih termasuk tembakan roket, rudal jelajah & UAV, yang dirancang untuk berhasil dicegat oleh 'C-Dome'.
Uji tembak langsung ini merupakan tonggak penting dan menunjukkan kemampuan operasional Angkatan Laut Israel untuk mempertahankan aset strategis dan kepentingan vital Negara Israel terhadap ancaman saat ini dan yang terus berkembang.
Uji coba tersebut termasuk tembakan roket, serangan rudal jelajah, dan kendaraan udara tak berawak, tambahnya dalam tweet lanjutan.
C-Dome akan diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan udara Israel.
“Uji coba tembakan langsung ini merupakan tonggak penting dan menunjukkan kemampuan operasional Angkatan Laut Israel untuk mempertahankan aset strategis dan kepentingan vital Negara Israel terhadap ancaman saat ini dan yang terus berkembang,” tweet IDF.
Israel memperoleh empat kapal perang Sa'ar 6 dari Jerman, tempat kapal-kapal itu dibangun, selama beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Bukan Lawan Tanding Sepadan untuk Rusia, Inilah Kekuatan Militer Ukraina dan 7 Arah Serangan Rusia
Kapal perang Sa'ar dianggap sebagai pilar vital dalam perlindungan maritim Israel atas sumber daya air dan gasnya di laut.
Sistem pertahanan rudal Iron Dome
Dilansir dari kompas.com, Iron Dome adalah sebuah sistem pertahanan dari serangan rudal yang basisnya ada di darat.
Dia akan mencegat dan menghancurkan roket juga mortir jarak pendek (45 mil atau setara 72,4 km) yang datang ke wilayah yang ada di bawah pengawasannya.
Iron Dome menjadi fondasi pertahanan militer Israel dalam perang dengan Hamas, sejak diperkenalkan tahun 2011.
Dalam pertempuran yang terjadi akhir-akhir ini, Israel mengklaim sistem pertahanan ini berhasil menghancurkan sekitar 200 dari 1.000 roket Hamas yang diluncurkan ke wilayahnya sejak 12 Mei 2021.
Sistem pertahanan rudal Iron Dome didukung baterai pertahanan rudal.
Sistem ini dapat mencegat dan menghancurkan serangan roket dan mortir jarak pendek sekitar 45 mil diukur dari titik lokasi baterai.
Alat ini juga bisa bergerak sehingga bisa berpindah ke lokasi tertentu yang membutuhkannya.
Iron Dome terdiri dari 3 komponen utama:
-Radar
-Pusat kendali
-Peluncur roket.
Cara kerja Iron Dome
Radar akan mendeteksi kedatangan sebuah roket sekaligus menyampaikan informasi kepada pusat kendali mengenai kecepatan dan lintasan roket yang datang menyerang.
Kemudian, pusat kendali akan mengkalkulasi apakah roket yang datang akan menghantam area berpenduduk atau tidak.
Jika iya, maka sebuah roket akan diluncurkan dari bagian peluncur.
Setiap peluncur dalam sistem ini terdiri dari 20 roket pencegat.
Masing-masing roket tersebut menerima pembaruan panduan konstan dari pusat kendali dan radar internal.
Jadi, jika ada sinyal kedatangan roket yang mengancam area penduduk, maka akan diluncurkan sebuah roket untuk menghancurkan roket musuh yang datang.
Cara menghancurkannya adalah dengan meledakkannya di udara.
Tujuannya tidak lain untuk menjauhkan roket musuh dari area pemukiman yang bisa memakan korban jiwa.
Selain itu, hal ini juga bisa meminimalisasi terjadinya kerusakan di daratan.
Diklaim efektif tangkis rudal
Juru bicara militer Israel menyebut sistem ini telah menghancurkan lebih dari 2.400 roket yang mengintai pemukiman warga Israel sejak 2011.
Dalam pertempuran yang terjadi di 2012, Iron Dome berhasil mengatasi 421 roket dari Gaza dan sekitarnya yang ditujukan ke kota-kota di Israel, sebelum disepakati gencatan senjata pada bulan November.
Kemudian pada konflik 2014, sistem ini berhasil menangkis 700 roket yang diluncurkan Hamas.
Hasil ini disebut 90 persen efektif menumpulkan serangan udara yang dilancarkan oleh Palestina.
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Sudah Dilindungi Kubah Besi, Israel Kini Tambah Pertahanannya dengan C-Dome, Ini Kemampuannya
Baca juga: Lagi Kondangan, Pemuda Kaget Dihampiri Dosen dan Ditagih Skripsi, Begini Reaksinya
Baca juga: Pedoman Terbaru Tentang Cara Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala, Begini Isinya
Baca juga: Mau Liburan Aman ke Korea Utara? Siapkan Rp42 Juta dan Kosongkan Memory Card
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/israel-berhasil-menyelesaikan-serangkaian-uji-tembakan-langsung-pertama-c-dome.jpg)