Internasional
Vladimir Putin Sebut Rusia Terbuka Untuk Dialog Secara Jujur Atas Krisis Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (23/1/2022) mengatakan negaranya terbuka untuk dialog langsung dan jujur.
SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (23/2/2022) mengatakan negaranya terbuka untuk dialog langsung dan jujur.
Hal itu disampaikannya di tengah meningkatnya ketegangan atas tindakan militernya di Ukraina Timur.
"Negara kami selalu terbuka untuk dialog langsung dan jujur, untuk mencari solusi diplomatik untuk masalah yang paling kompleks," kata Putin.
Dia menyampaikan hal dalam pidato video untuk menandai Hari Pembela Tanah Air, seperti dilansir The Hill, Rabu (23/2/2022).
"Kepentingan Rusia, keamanan warga kami tidak dapat dinegosiasikan," tambahnya.
"Jadi, kami akan terus memperkuat dan memodernisasi tentara dan angkatan laut kami," ujarnya.
Baca juga: Korea Selatan dan Jepang Kutuk Presiden Rusia, Putin Akui Kemerdekaan Wilayah Separatis
"Kami juga berusaha meningkatkan efektivitas, sehingga mereka dilengkapi dengan peralatan paling mutakhir," katanya.
Komentar terbaru Putin datang ketika AS dan sekutunya menjatuhkan sanksi terhadap Rusia sebagai tanggapan atas pengerahan pasukan Rusia ke Ukraina Timur.
Pasukan Rusia memasuki wilayah itu awal pekan ini dalam apa yang diklaim Putin sebagai operasi penjaga perdamaian.
Dia kemudian mengakui dua wilayah separatis Ukraina sebagai negara merdeka, yang selanjutnya memicu ketakutan Barat akan invasi.
Biden pada Selasa (22/2/2022) mengecam tindakan Rusia, menyebut pasukan Rusia di tanah Ukraina sebagai awal invasi Rusia ke Ukraina.
Beberapa negara Barat telah mulai memberlakukan sanksi terhadap Rusia.
Biden berjanji akan memotong pemerintah Rusia dari pembiayaan Barat.(*)
Baca juga: Presiden Finlandia Melihat Perubahan Diri Vladimir Putin, Itu Prilaku yang Berbeda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/2302presiden-rusia-vladimir-putin.jpg)