Internasional
Wakil Perdana Menteri Ukraina Akui Perang Hibrida Bakal Hancurkan Pemerintahan
Wakil Perdana Menteri Ukraina, Olga Stefanishyna, Rabu (23/2/2022) mengatakan perang hibrida Rusia akan menghancurkan perekonomian negaranya.
SERAMBINEWS.COM, KIEV - Wakil Perdana Menteri Ukraina, Olga Stefanishyna, Rabu (23/2/2022) mengatakan perang hibrida Rusia akan menghancurkan perekonomian negaranya.
Dia mengatakan destabilisasi ekonomi Ukraina bukanlah efek samping dari ancaman Rusia, tetapi menjadi intinya.
Dia mengatakan hal itu akan melemahkan kepercayaan pada pemerintah, dan memaksa Ukraina mengalihkan perhatian dan sumber daya dari reformasi yang dibutuhkan.
"Ini menjadi pilar penting dari perang hibrida yang dilancarkan Rusia," jelasnya.
“Sangat penting, kami harus tetap tangguh seperti yang belum pernah kami alami sebelumnya," ujarnya.
Baca juga: Rusia Kosongkan Staf Kedutaan Besar dan Warganya di Ukraina, Sinyal Perang Dikobarkan
"Kami harus melakukan yang terbaik untuk menjaga stabilitas," tambahnya.
"Tetapi semakin lama ketegangan dan eskalasi ini terjadi, ekonomi Ukraina bisa menjadi lebih lemah,” katanya.
Penelitian Pusat Ekonomi dan Bisnis memperkirakan konflik dengan Rusia merugikan Ukraina $280 miliar dalam produk domestik bruto yang hilang antara 2014 dan 2020.
Bahkan, kerugian itu diperkirakan akan meningkat tahun ini.(*)
Baca juga: Donald Trump Sebut Vladimir Putin Jenius, Akui Kemerdekaan Wilayah Separatis Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wakil-perdana-menteri-ukraina-olga-stefanishyna.jpg)