Internasional
Juru bicara Gedung Putih Sebut Trump dan Putin Sebagai Dua Babi Memuakkan, Tetapi Menakutkan
Juru bicara Gedung Putih menyebut mantan Presiden Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dua babi yang memuakkan.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Juru bicara Gedung Putih menyebut mantan Presiden Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dua babi yang memuakkan.
Bahkan, sangat menakutkan karena membenci apa yang diperjuangkan Amerika Serikat.
Ejekan itu disampaikan setelah Trump kembali memuji invasi Putin ke Ukraina .
Berbicara pada penggalangan dana politik di resor Mar-a-Lago miliknya di Palm Beach, Florida, pada Rabu (23/2/2022) malam, Trump menegaskan kembali pandangannya.
Dia menyebut serangan presiden Rusia ke negara berdaulat itu sebagai tindakan jenius.
“Maksud saya, dia mengambil alih sebuah negara dengan sanksi senilai $2,” kata Trump.
“Saya akan mengatakan itu cukup cerdas,"jelasnya.
"Dia mengambil alih sebuah negara, secara harfiah lokasi yang sangat luas, sebidang tanah yang luas, hanya perlu berjalan untuk masuk," katanya.
Baca juga: Senator Liz Cheney Sebut Trump Melawan Kepentingan Amerika Serikat di Luar Negeri
Mantan presiden itu melanjutkan, dia mengenal Putin dengan sangat baik krisis tidak akan terjadi jika dia menjabat.
Andrew Bates, wakil sekretaris pers Gedung Putih, menanggapi dengan tweet pedas.
"Dua babi yang memuakkan dan ketakutan yang membenci apa yang diperjuangkan Amerika," kata Bates.
"Setiap tindakannya didorong oleh kelemahan dan ketidakamanan mereka sendiri." tambahnya.
"Hanya menggosok moncong mereka bersama-sama dan merayakan ketika orang yang tidak bersalah kehilangan nyawa mereka," tweet Bates .
Komentar Trump datang tak lama sebelum Putin melancarkan serangan dini hari di Ukraina.
Baca juga: Donald Trump Sebut Vladimir Putin Jenius, Akui Kemerdekaan Wilayah Separatis Ukraina
Menghantam kota-kota dengan serangan udara dan mengirim tank melintasi perbatasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/trump-dan-putin-pada-2017.jpg)