Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Perang Ukraina Mulai Berkobar, China Tetap Tebar Ancaman ke Taiwan

Serangan Rusia terhadap Ukraina telah menyoroti tempat lain yang dapat menghadapi invasi oleh tetangganya.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga berjalan di pusat kota Taipei, Taiwan 

SERAMBINEWS.COM, TAIPEI - Serangan Rusia terhadap Ukraina telah menyoroti tempat lain yang dapat menghadapi invasi oleh tetangganya.

Beberapa analis membuat perbandingan cepat dengan ancaman China untuk menegaskan kendalinya atas Taiwan.

Meskipun ada kesamaan, Taiwan negara demokrasi yang menentang pemerintahan otoriter yang lebih kuat, perbedaannya jauh lebih besar.

Bagi banyak orang di pulau itu, perang di Ukraina, dan perang pada umumnya, terasa jauh, seperti dilansir AFP, Jumat (25/2/2022).

“Saya pikir, situasi kita tidak terlalu mirip dengan Ukraina, apakah itu politik atau dalam hal koneksi,” kata Ethan Lin (40) yang bekerja di industri jasa.

“China memiliki banyak pertukaran dengan Taiwan di beberapa area, jadi saya pikir itu tidak berbahaya," harapnya.

Baca juga: Presiden China Ingin Satukan Kembali Taiwan Secara Damai, Opsi Militer Masih Berlaku

Taiwan, sebuah pulau berpenduduk 23 juta jiwa, sekitar 160 kilometer lepas pantai timur China, memiliki pemerintahan sendiri, tetapi diklaim oleh China.

Masalah yang telah berlangsung selama beberapa dekade ini telah berkembang lebih intens.

Sejak Presiden Tsai Ing-wen yang condong pada kemerdekaan mengambil alih kepemimpinan di Taiwan pada 2016.

Sehingga, China meningkatkan tekanan militer di pulau itu, mengirim kapal ke perairan terdekat dan jet tempur.

Pada Selasa (22/2/2022), Komando Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengumumkan melakukan latihan pendaratan di lokasi yang dirahasiakan di Laut China Timur.

Pertanyaan kritis bagi Taiwan, apakah Amerika Serikat, yang tidak mengirim pasukan untuk membela Ukraina, akan campur tangan jika China menyerbu.

Baca juga: Konflik Rusia vs Ukraina, China Sindir AS Beri Sanksi Rusia Justru Ciptakan Ketegangan

AS tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan tetapi memiliki hubungan historis dan menjual senjata senilai miliaran dolar kepada Taiwan.

Itu juga terikat oleh hukumnya sendiri untuk memastikan Taiwan dapat membela diri.

Taiwan juga merupakan pemain dominan dalam produksi semikonduktor yang digunakan dalam segala hal mulai dari smartphone hingga mobil.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved