Jumat, 1 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

VIRAL Video Pria Ukraina dan Anaknya Pelukan Sambil Menangis, Akan Berpisah karena Perang

Pria ini diduga warga Ukraina, ia menangis mengucapkan perpisahan kepada istri dan anaknya.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Tangkap layar New York Post
Seorang pria diduga warga Ukraina berpisah dengan sang anak, videonya viral 

Pria ini diduga warga Ukraina, ia menangis mengucapkan perpisahan kepada istri dan anaknya.

SERAMBINEWS.COM - Seorang ayah menangis sambil memeluk anaknya. 

Hal ini terekam dalam video hingga viral. 

Pria ini diduga warga Ukraina, ia menangis mengucapkan perpisahan kepada istri dan anaknya.

Dikutip dari New York Post, video itu memberikan gambaran mengerikan tentang bagaimana konflik Eropa Timur menghancurkan banyak keluarga.

Dalam video, sang ayah bersimpuh di depan putrinya dan mencium pipinya.

Pria tersebut juga tampak memegang tangan putrinya, dan mengatakan sesuatu, lantas dirinya pun mulai terisak menangis.

Baca juga: Bantuan dari Barat Terlalu Lambat, Presiden Ukraina Ajak Warga Eropa Angkat Senjata Lawan Rusia

Sang anak pun juga tampak menangis.

Lantas, keluarga tersebut berpelukan, sebelum akhirnya keluarga pria tersebut serta anaknya menaiki kendaraan, meninggalkan Ukraina sementara menuju ke wilayah yang lebih aman.

Sedangkan, diduga sang pria tetap berada di Ukraina.

Tidak diketahui di mana tepatnya video itu diambil.

 "Keluarga dipaksa untuk mengambil keputusan yang menyakitkan untuk berpisah," kata seorang saksi.

“Perempuan dan anak-anak menuju ke zona aman, sementara laki-laki tetap di Ukraina untuk berjuang melindungi rumah mereka,”

Diketahui, Ukraina saat ini menghadapi serangan militer dari tiga sisi, yakni udara, darat, dan laut setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan perang terhadap Ukraina pada Rabu malam (23/2/2022).

Lantas pada Kamis (24/2/2022) malam, pasukan Rusia terus mendekati Kyiv, dan Rusia pun melancarkan ledakan di berbagai daerah Ukraina.

Baca juga: Perang Ukraina Mulai Berkobar, China Tetap Tebar Ancaman ke Taiwan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved