Rusia Serang Ukraina
Kisah Sepasang Kekasih di Ukraina yang Baru Menikah Terjun ke Medan Perang Bertempur Lawan Rusia
Yaryna Arieva dan Sviastovlav Fursin bertemu pada Oktober 2019 dalam demo di pusat kota Kiev. Mereka memutuskan segera menikah karena tidak yakin apa
SERAMBINEWS.COM - Mereka awalnya berencana menikah pada 6 Mei 2022 dan merayakannya di sebuah restoran menghadap ke sungai Dnieper, kata Arieva.
Namun, semua itu berubah ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer di Ukraina pada Kamis pagi, dan serangan dimulai beberapa jam sebelum fajar dengan serangkaian serangan rudal.
Invasi Rusia dengan cepat menyebar ke Ukraina tengah dan timur ketika pasukan Moskwa menyerang negara itu dari tiga sisi.
Yaryna Arieva dan Sviastovlav Fursin bertemu pada Oktober 2019 dalam demo di pusat kota Kiev. Mereka memutuskan segera menikah karena tidak yakin apa yang akan terjadi ke depannya di hidup mereka.
"Situasinya sulit. Kami akan memperjuangkan tanah kami," kata Arieva. "Kami mungkin bisa mati, dan kami hanya ingin bersama sebelum semua itu terjadi."
• VIDEO - Vladimir Putin Jelaskan Alasan Rusia Serang Ukraina
Setelah menikah, Arieva dan Fursin (24) seorang teknisi perangkat lunak, bersiap untuk pergi ke Pusat Pertahanan Teritorial setempat untuk bergabung membela negara.
"Kami harus melindunginya. Kami harus melindungi orang-orang yang kami cintai dan tanah yang kami tinggali," katanya.
"Saya berharap yang terbaik, tetapi saya melakukan apa yang saya bisa untuk melindungi tanah saya."
Arieva mengaku tidak tahu tugas apa yang akan diberikan kepada mereka berdua.
"Mungkin mereka (atasan) hanya akan memberi kami baju tempur dan kami akan pergi bertarung. Mungkin kami akan membantu dengan sesuatu yang lain. Mereka yang akan memutuskan," katanya.
Arieva lalu berharap mereka dapat benar-benar merayakan pernikahannya suatu hari nanti.
Arieva dan Fursin menikah diiringi dengan suara sirene serangan udara.
"Itu sangat menakutkan," kata Arieva (21), perempuan yang menikahi pasangannya di biara St Michael di Kiev, kepada CNN pada 24 Februari.
"Ini momen paling bahagia dalam hidup, lalu saat keluar Anda mendengarnya," imbuh Arieva yang bekerja sebagai deputi Dewan Kota Kiev.
• Mantan Petenis Dunia, Stakhovsky Angkat Senjata, Mendaftar Sebagai Tentara Cadangan Ukraina
“Mungkin mereka (Rusia) baru saja keluar dari negara kami dan kami akan bisa merayakannya secara normal,” ujar Arieva.
"Saya hanya berharap semuanya akan berjalan normal dan kami akan mempertahankan tanah kami, kami akan membuat negara kami aman dan bahagia tanpa ada orang Rusia di dalamnya.".(*)
Berita ini sudah tayang di kompaa.com dengan judul Pasangan Ukraina Menikah saat Invasi Rusia, Malam Pertama Langsung Angkat Senjata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rusia-6678ikl.jpg)