Minggu, 19 April 2026

Berita Luar Negeri

Turki akan Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina

Bulan Sabit Merah Turki dan Badan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) yang dikelola negara pada Jumat (25/2/2022) mengumumkan

Editor: bakri
Daniel LEAL / AFP
Kendaraan militer Ukraina bergerak melewati alun-alun Kemerdekaan di pusat Kyiv pada 24 Februari 2022. Sirene serangan udara terdengar di pusat kota Kyiv hari ini ketika kota-kota di seluruh Ukraina terkena apa yang dikatakan pejabat Ukraina sebagai serangan rudal dan artileri Rusia. Presiden Rusia mengumumkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari 2022, dengan ledakan terdengar segera setelah di seluruh negeri dan menteri luar negerinya memperingatkan "invasi skala penuh" sedang berlangsung. 

ANKARA - Bulan Sabit Merah Turki dan Badan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) yang dikelola negara pada Jumat (25/2/2022) mengumumkan bahwa mereka akan mengirim konvoi bantuan kemanusiaan ke Ukraina.

Konvoi itu akan "memenuhi kebutuhan dasar yang mendesak, berkoordinasi dengan Palang Merah Ukraina," ungkap Kerem Kinik, kepala Bulan Sabit Merah Turki, di Twitter sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (26/2/2022).

Baca juga: Rusia Invasi Ukraina, Ternyata Putin Pernah Ingatkan Dunia Bahwa AS Jadikan Islam Identik Terorisme

Baca juga: Kekuatan Pasukannya Lemah, Ukraina Masih Bisa Bikin Rusia Kebakaran Jenggot dengan Senjata Lawas Ini

"Tim kami sedang dikerahkan ke wilayah tersebut dengan tenda gudang penyimpanan, tenda tipe keluarga dan kendaraan katering," kata Kinik, menambahkan bahwa bahanbahan ini akan diberikan kepada pengungsi dan pengungsi internal.

Pada bagiannya, AFAD menyatakan bahwa lima truk bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, selimut, tempat tidur, bahan kebersihan dan tenda, akan dikirim ke Ukraina dengan tim kemanusiaan.

Melawan ancaman sanksi oleh Barat, Moskow secara resmi mengakui wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina sebagai negara merdeka awal pekan ini, diikuti dengan dimulainya operasi militer di Ukraina pada Kamis (24/2/2022).(anadolu agency)

Baca juga: Bantu Ukraina, Jerman akan Kirim 1.000 Senjata Anti-Tank dan 500 Rudal untuk Lawan Rusia

Baca juga: Gagah Berani, Kakek di Ukraina Marahi dan Usir Tentara Rusia: Kalian Itu Hanya Boneka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved