Rohingya Terdampar di Bireuen
Imigran Rohingya yang Terdampar di Bireuen Sudah Lakukan Perjalanan Laut Selama 25 Hari
Para imigran Rohingya ini berangkat dari Myanmar dan berada di laut selama 25 hari tanpa makanan yang cukup.
Penulis: Subur Dani | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 114 Imigran Rohingya yang terdiri dari 58 laki-laki, 21 perempuan, dan 35 anak-anak kembali terdampar di perairan Aceh, tepatnya di Pantai Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Minggu (6/3/2022).
Menurut Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol winardy, para pencari suaka asal Myanmar atau Imigran Rohingya melakukan perjalanan laut selama 25 hari sebelum terdampar di perairan Aceh, tepatnya di Pantai Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Bireuen.
Winardy menuturkan, para Imigran Rohingya berangkat dari Myanmar dan berada di laut selama 25 hari tanpa makanan yang cukup.
Setelah terdampar di Bireuen, 114 Imigran Rohingya tersebut diperiksa, sebelum dibawa ke penampungan sementara di Meunasah Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Bireuen
Dari pemeriksaan tersebut, didapati 74 orang merupakan pemegang kartu UNHCR. Selain itu, didapati juga 30 orang sudah memiliki kartu vaksin.
"Di antara mereka ada yang sudah vaksin. Sebagian juga memegang kartu United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Artinya ada di antara mereka yang sudah pernah mendapat perlindungan serta bantuan berupa pemenuhan kebutuhan dasar bagi pencari suaka dan pengungsi yang diberikan organisasi internasional," kata Winardy.(*)
Baca juga: 114 Imigran Rohingya yang Terdampar di Bireuen Dikarantina di BLK Lhokseumawe
Baca juga: Malam Ini, Pengungsi Rohingya di Jangka Nginap di Tenda, Begini Persiapan Pindah ke Lhokseumawe