Breaking News:

Berita Aceh Timur

Jelang PORA Pidie 2022, FAJI Aceh Timur Gelar Arung Jeram Lokop

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Aceh Timur dan Jelajah Lokop (Jeko) menggelar kegiatan arung jeram di Waih (sungai) Bunin, Serbajadi- Aceh Timur

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Aceh Timur dan Jelajah Lokop (Jeko) menggelar kegiatan arung jeram di Waih (sungai) Bunin, Serbajadi - Aceh Timur, 5-11 Maret 2022 

SERAMBINEWS.COM - Federasi Arung Jeram Indonesia ( FAJI) Aceh Timur dan Jelajah Lokop (Jeko) menggelar kegiatan arung jeram di Waih (sungai) Bunin, Serbajadi - Aceh Timur.

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemampuan atlet arung jeram Aceh Timur jelang pelaksanaan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) Pidie 2022 yang dilaksanakan akhir November nanti.

Kegiatan arung jeram (river rafting) perdana di Waih Bunin ini dilaksanakan mulai tanggal 5 - 11 Maret 2022.

Agenda ini diikuti oleh Tim PREDATOR yakni Tim Putra (Open Men - R6) FAJI Aceh Timur yang pada Pra Kualifikasi PORA Aceh Tengah 2021 lolos menuju PORA 2022.

Formasi Tim terdiri dari Helmi Susanto (23) yang merupakan pemuda Serbajadi, Robbi Zikri (25), Ias Darmawan (25), Faradillah Sandy, Reji Prayangga (18), Fahriansyah (17), Imam Maulida (22) dan dibimbing oleh Pelatih, Khairul Rizal (35) yang juga Founder Jelajah Lokop (Jeko).

Baca juga: Sensasi Arung Jeram di Sungai Mane, Pidie

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan lanjutan program peningkatan kemampuan & kompetensi atlet oleh Divisi Bina Prestasi & Kompetisi FAJI Aceh Timur setelah sebelumnya, pada November 2021 lalu Tim Spartan Putri FAJI Aceh Timur sukses menggelar latihan arung jeram di Krueng Geumpang, Pidie.

Rangkaian persiapan dan pembekalan fisik telah berjalan sejak beberapa bulan lalu disamping tetap berkoordinasi dengan KONI Aceh Timur.

Program latihan simulasi arung jeram Tim Predator ini menitikberatkan pada peningkatan kemampuan paddling (dayungan) selain manuver, endurance dan power max setiap atlet.

Di sisi lain, Manajemen Jelajah Lokop (Jeko) saat ini masih melakukan studi observasi terkait prospek potensi arung jeram atau wisata minat khusus di wilayah Serbajadi maupun Simpang Jernih sejak 2019 lalu namun sempat terhenti akibat pandemi.

Pun demikian, sebagai putra Aceh Timur dalam kapasitasnya sebagai praktisi arung jeram, Khairul Rizal optimis geliat wisata arung jeram Lokop dan sekitarnya akan berkembang seiring tumbuhkembangnya kapasitas SDM lokal.

"Buya duek hana lee teudoeng-doeng adak buya tamoeng meuraseuki" karena soal raseuki (rezeki) itu domainnya Allah SWT dan sebagai hamba, kita harus punya ikhtiar," ujarnya.

Baca juga: Objek Wisata di Agusen Dilengkapi dengan Arung Jeram, Ini Rute yang Dilalui

Konsep pembangunan atau pengembangan wilayah Aceh Timur berbasis pelibatan SDM lokal sebagai eksekutor ini senada dengan arahan Ketua Umum KONI Aceh Timur, Firman Dandy, SE, M.Si.

Ketua Umum FAJI Aceh Timur, Afrul Wahyuni, ST juga mendukung penuh langkah-langkah yang diperlukan untuk pengembangan daerah Serbajadi.

Selain itu mengingatkan tugas utama para pelatih arung jeram FAJI Aceh Timur adalah mengantar para atlet putra dan putri menuju kampium juara.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved