Warga Aceh di Ukraina
Muhammad Fata Masih Bertahan di Ukraina
Fata bekerja di Ukraina setelah lulus seleksi sebagai guru tahfiz melalui lembaga pendidikan Turki yang juga mempunyai cabang di Aceh.
Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Ismail, orang tua dari Muhammaad Fata (24) mahasiswa Aceh tetap waswas terhadap putranya yang saat ini masih berada di Negara Ukraina.
Fata yang merupakan penduduk Desa Serba Jadi, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh selama di Ukraina sebagai guru tahfiz Alquran.
Ismail diwawancarai Serambinews.com, Minggu (6/3/2022) mengatakan, sejak Ukraina berkecambuk dengan Negara Rusia, setiap waktu ia berkomunikasi dengan anaknya tersebut.
"Alhamdulillah, Fata aman di Ukraina dan terus dalam pengawasan KBRI Ukraina," kata Ismail yang hari-hari sebagai Kepala SD Karang Anyer Kecamatan Darul Makmur.
Dijelaskan, Fata sudah enam bulan berada di Ukraina sebagai guru tahfiz Alquran.
Fata bekerja di Ukraina setelah lulus seleksi sebagai guru tahfiz melalui lembaga pendidikan Turki yang juga mempunyai cabang di Aceh.
Fata setelah selesai pendidikan pada sekolah di Banda Aceh melanjutkan pendidikan ke Turki.
Sekolah ke Turki melalui program Kementerian Agama yakni selama empat tahun di Turki.
Setelah selesai pendidikan di Turki, ujar Ismail, anaknya pulang ke Aceh dan sempat mengajar di Aceh Tenggara.
"Lalu ada seleksi dan lulus sebagai guru tahfiz ke Ukraina," ujar Ismail yang mengaku Fata hafal Alquran (30 juz).
Selama sudah enam bulan terakhir ini, anaknya menjadi guru tahfiz di Ukraina. "Selama di Ukraina dalam 6 bulan ini sering komunikasi," ujar Ismail menambahkan Fata anak pertama dari tiga bersaudara.
Orang tua Muhammad Fata menambahkan, dari komunikasi dengan putranya bahwa anaknya masih melihat kondisi di Ukraina.
Sebab bila kondisi terus konflik maka alternatif harus keluar dari Ukraina sehinggga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Lokasi di Ukraina yang saat ini sedang berkecambuk dengan Rusia, ujar Ismail, dari komunikasi dengan Fata bahwa tempat tinggal anaknya berjarak 14 jam perjalanan menggunakan kereta api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/orang-tua-m-fata.jpg)