Konflik Rusia vs Ukraina
Inilah Senjata Militer Rahasia Rusia yang Ditakuti Dunia, Bukan Senjata Nuklir atau Senjata Kimia
muncul pula kekhawatiran bahwa Putin memiliki gas sarin, salah satu senjata kimia paling beracun dan bekerja cepat yang pernah dibuat.
Penulis: Khaerunisa
SERAMBINEWS.COM - Inilah senjata paling ditakuti dunia dari Rusia.
Ternyata bukan senjata nuklir atau senjata kimia.
Di tengah serangannya terhadap Ukraina, Rusia membuat gempar karena Presiden Vladimir Putin perintahkan kepala pertahanannya untuk menempatkan "pasukan penangkal" nuklir dalam siaga tinggi, Minggu (27/2/2022).
Seperti diketahui, Rusia merupakan salah satu negara pemilik senjata nuklir terbesar di dunia. Senjata inilah yang kerap diantisipasi oleh negara-negara lain.
Selain itu, muncul pula kekhawatiran bahwa Putin memiliki gas sarin, salah satu senjata kimia paling beracun dan bekerja cepat yang pernah dibuat.
Tetapi rupanya, bukan senjata nuklir maupun senjata kimia saja yang menjadi senjata rahasia Rusia amat ditakuti dunia.
Sebelumnya, Putin juga pernah membanggakan senjata rahasia Rusia yang disebutnya 'lebih buruk daripada bom nuklir'.
Itu adalah tentara manusia super yang tak bisa merasakan sakit atau takut.
Ketika berbicara di festival pemuda di Sochi pada Oktober 2017 lalu, Presiden Vladimir Putin tampaknya yakin bahwa dunia akan segera menyaksikan tentara manusia super tersebut.
Maka, kini di tengah memanasnya konflik Rusia-Ukraina, komentar Putin tersebut menambah ketakutan di sekitar rusia, yang disebut tampak akan membawa invasi ke Ukraina pada tingkat berikutnya yang berbahaya.
Mengutip dailystar.co.uk (5/3/2022), komentar Putin dari festival pemuda di Sochi pada Oktober 2017 itu, mungkin merupakan sinyal niat awalnya untuk melakukan tindakan ekstrem di medan perang.
“Seorang pria memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam kode genetik yang diciptakan oleh alam, atau seperti yang dikatakan orang-orang beragama, oleh Tuhan.
“Semua jenis konsekuensi praktis dapat mengikuti. Orang mungkin membayangkan bahwa seorang pria dapat menciptakan seorang pria tidak hanya secara teoritis tetapi juga secara praktis," kata Putin saat itu.
“Dia bisa menjadi ahli matematika jenius, musisi brilian atau tentara, pria yang bisa bertarung tanpa rasa takut, kasih sayang, penyesalan atau rasa sakit.