Konflik Rusia vs Ukraina
Mayjen Vitaly Gerasimov dan Andrei Sukhovetsky, Dua Jenderal Top Rusia Tewas Digempur Ukraina
Hingga saat ini kematian sang Jenderal di lapangan belum dapat dikonfirmasi secara independen. Rusia belum berkomentar.
SERAMBINEWS.COM - Ukraina mengklaim berhasil membunuh dua jenderal komandan lapangan Rusia dalam pertempuran satu pekan ini.
Kedua jenderal top Rusia yang tewas digempur tentara Ukraina yaitu Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov (45) dan Mayor Jenderal Rusia Andrei Sukhovetsky (47).
Ukraina mengklaim seorang jenderal tempur kawakan Rusia tewas dalam pertempuran di sekitar Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, yang coba direbut pasukan Rusia sejak invasi dimulai, kata badan intelijen militer Ukraina seperti dilaporkan Associated Press, Selasa (9/3/2022).
Ukraina mengidentifikasi jenderal tersebut sebagai Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov, 45, yang pernah memimpin pasukan Rusia di Suriah dan Chechnya, serta ambil bagian dalam perebutan Krimea pada tahun 2014.
Hingga saat ini kematian sang Jenderal di lapangan belum dapat dikonfirmasi secara independen.
Rusia belum berkomentar.
Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov adalah seorang pemimpin militer Angkatan Darat Rusia, menjabat kepala staf, dan wakil komandan pertama Angkatan Darat ke-41 Distrik Militer Pusat Rusia.
Gerasimov lulus dari Sekolah Komando Tank Tinggi Kazan pada 1999 dan dari Akademi Persenjataan Gabungan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia pada 2007.
Dia mengambil bagian dalam Perang Chechnya Kedua dan operasi militer Rusia di Suriah. Gerasimov juga menerima Medali "Untuk Kembalinya Krimea".
Pada tahun 2016, ia diberi komando Brigade Senapan Bermotor (SMRB) ke-35 dari Angkatan Darat Gabungan ke-41 yang berbasis di Aleysk, unit militer 41659.
Jenderal Rusia lainnya juga dilaporkan telah tewas dalam pertempuran.
Sebuah organisasi perwira lokal di Rusia memastikan terbunuhnya Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky, komandan jenderal Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia, di Ukraina.
Sukhovetsky juga mengambil bagian dalam kampanye militer Rusia di Suriah.
Sementara itu, Ukraina mengklaim pesawat pengebom Rusia membom kota-kota di timur dan tengah Ukraina pada Senin (7/3/2022) malam, di antaranya menghantam pinggiran ibu kota, Kiev.
Di Sumy dan Okhtyrka, di sebelah timur Kiev dekat perbatasan Rusia, bom tersebut diklaim jatuh di gedung-gedung perumahan dan menghancurkan pembangkit listrik, kata pemimpin regional Dmytro Zhivitsky. Dia mengatakan ada yang tewas dan terluka tetapi tidak memberikan angka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mayor-jenderal-vitaly-gerasimov-dan-mayor-jenderal-andrei-sukhovetsky.jpg)