Konflik Rusia vs Ukraina
Rusia Serang Pabrik Roti di Makariv Ukraina, 13 Orang Tewas
Sedikitnya 13 orang tewas dalam serangan Rusia terhadap industri roti di kota Makariv, kata pihak berwenang Ukraina.
Keluarga berlindung saat ledakan meledak di kota dan api membubung ke langit.
Jumlah warga sipil yang tewas di Ukraina tidak dapat diidentifikasi secara independen.
PBB mengatakan pada hari Senin bahwa setidaknya 406 warga sipil telah tewas, termasuk 27 anak-anak, sejak Rusia melancarkan serangan militernya.
Sementara layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan pada hari Rabu lalu bahwa 2.000 orang telah meninggal, tetapi angka tersebut belum diverifikasi secara independen.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pada hari Senin, setidaknya sembilan orang telah tewas dalam 16 serangan terhadap fasilitas kesehatan sejak dimulainya invasi.
Pembicaraan putaran ketiga antara Rusia dan Ukraina pada hari Senin membuat sedikit kemajuan untuk meredakan konflik.
Seorang negosiator Ukraina mengatakan bahwa meskipun kemajuan kecil dalam menyepakati logistik untuk evakuasi warga sipil telah dibuat, sebagian besar tetap tidak berubah.
“Sampai sekarang, tidak ada hasil yang secara signifikan memperbaiki situasi,” kata Mykhailo Podolyak dalam sebuah pernyataan video, sementara negosiator Rusia Vladimir Medinsky, mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan itu “tidak mudah”.
“Kami berharap mulai besok koridor-koridor ini bisa berfungsi,” katanya.
Pembicaraan putaran keempat akan segera dilakukan, kata perunding Rusia Leonid Slutsky kepada televisi pemerintah Rusia.
Baca juga: Rohimah Makin Mesra Bareng Suami Baru, Mantan Istri Kiwil Pamer Anak Tiri Tampan, Tepis Isu Bubar
Baca juga: Aceh Tuan Rumah Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII
Baca juga: Aliansi Pemuda Aceh Gelar Aksi Damai di Taman Riyadhah Lhokseumawe, Ini Butir-butir Petisinya
(Tribunnews.com/Yurika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sebuah-kendaraan-pengangkut-personel-lapis-baja-rusia-apc-terbakar.jpg)