Video

VIDEO Harga Tepung Tak Kunjung Turun, Pengusaha Mie Kuning Aceh Kian Terjepit

Kini omzet hariannya hanya berkisar Rp. 500 ribu, dari yang sebelumnya mencapai Rp. 1,5 juta.

Penulis: Bagus Setiawan | Editor: Yuhendra Saputra

Laporan Bagus Setiawan | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Dampak dari kenaikan harga tepung sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang memiliki usaha dengan bahan baku tepung terigu.

Zul (27), pengusaha mie kuning basah yang berada di Pasar Impres kota Takengon, saat ditemui Serambinews.com, Kamis (10/03/2022) mengatakan dampak dari kenaikan harga tepung terigu di pasaran membuat omzet yang ia dapatkan semakin berkurang.

Kini omzet hariannya hanya berkisar Rp. 500 ribu, dari yang sebelumnya mencapai Rp. 1,5 juta.

Zul mengatakan, biasanya mendapatkan 1 sak tepung dengan harga Rp. 180 ribu, namun kini harus ditebus dengan harga Rp. 195-198 ribu.

Selain tepung, kenaikan harga gas elpiji juga menambah beban yang harus dihadapi Zul. Gas elpiji 12 kilogram yang biasa dia dapatkan diharga Rp. 175 ribu, kini menjadi Rp. 200-205 ribu.

Zul mengaku tidak berani menaikan harga jual karena jika dinaikan, otomatis minat pembeli akan semakin berkurang juga.

"Tidak berani kita menaikan harga mie, karena banyak orang yang ambil mie dari sini untuk berjualan, selain itu juga pasti pembeli berkurang," jelas Zul.

Kenaikan tepung terigu mulai dirasakan sejak dua bulan terakhir, tepatnya awal tahun 2022.

Dirinya berharap agar harga tepung terigu dan gas dapat kembali normal.

Usaha mie kuning basahnya memproduksi 500 kilogram mie dalam sehari, mulai buka pukul jam 06.00 hingga pukul 15:00 WIB dan akan tutup lebih awal jika mie yang dijualnya telah habis.

Dalam sekali produksi, dia mengaku menghabiskan 10 sak tepung dan 1 tabung gas elpiji 12 kilogram.(*)

Baca juga: Siap-siap Harga Tepung Terigu Kian Mahal, Pemerintah Ukraina Resmi Menghentikan Ekspor Gandum

Baca juga: Harga Tepung tak Kunjung Turun, Omzet Pengusaha Mie Kuning Basah di Takengon Menipis

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved