Kamis, 30 April 2026

Berita Jakarta

Aceh Masih Alami Kenaikan Kasus Covid, Tambah 14.900 Kasus Baru

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, lima provinsi di Indonesia

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam meninjau kesiapan RSUD Muhammad Ali Kasim dalam penanganan pasien Covid-19 jika terjadi peningkatan kasus Covid-19 di daerah itu. 

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, lima provinsi di Indonesia termasuk Aceh masih menunjukkan tren kenaikan kasus positif Corona.

“Setidaknya pada minggu ini, hanya tinggal lima provinsi yang terutama masih terjadi peningkatan kasus, sedangkan yang lain itu memang sudah (memperlihatkan, red) tren penurunan,” katanya dalam webinar polemik MNC Trijaya "Bersiap Hidup Di Era Endemi" yang diikuti di Jakarta, Sabtu (12/3/2022).

Ia menyebutkan lima provinsi yang masih menunjukkan tren peningkatan kasus itu berasal dari luar region Pulau Jawa dan Bali, yaitu Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Aceh.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Rabu (12/5/2021
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Rabu (12/5/2021 (screenshot)

Provinsi lainnya telah menunjukkan tren penurunan, terutama region Jawa dan Bali.

Selain tren penurunan kasus positif Covid-19, ia menyebutkan, angka positivity rate dan tingkat perawatan di rumah sakit (BOR) juga mengalami penurunan.

“Bahkan kalau kita lihat, laju penularan atau yang kita sebut sebagai reproduction number itu juga sudah mulai turun.

Walaupun kalau kita lihat angkanya masih secara nasional di atas satu,” kata dia.

Berbicara tentang reproduction number, pemerintah menargetkan angka itu terus berada di bawah satu, setidaknya dapat dipertahankan hingga enam bulan agar bisa memastikan penularan betul-betul masuk level sangat rendah.

Ia mengatakan, beberapa daerah di Jawa-Bali memiliki angka yang sudah kurang dari satu.

Meskipun demikian, penurunan itu masih perlu dipantau lebih lanjut.

Nadia menekankan pemerintah tidak akan terlarut dalam kondisi terkendali tersebut.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Bireuen Naik Lagi

Baca juga: Sejak Dua Pekan Terakhir Kasus Covid-19 di Simeulue Meningkat,3 Pasien Masih Dirawat di Ruang Pinere

Pemerintah terus menargetkan jumlah kasus aktif juga positif di masyarakat terus bisa ditekan serendah-rendahnya.

“Target kita adalah menurunkan kasus serendah mungkin, kita pernah hanya 200 sampai 250 per hari dengan angka kematian kurang dari 20.

Ini yang ingin kita capai, bahkan positivity rate kita pada waktu itu adalah 0,1 persen.

Inilah yang ingin kita capai dalam rangka menyiapkan kita dalam kondisi pengendalian pandemi,” ucap dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved