Kamis, 14 Mei 2026

Sumur Minyak Terbakar

Muspika Minta Warga Rumah Dekat dengan Sumur Terbakar Jangan Memasak Dulu, Hindari Kebakaran Susulan

Karena dilarang masak, ungkap Roslina, sehingga untuk makan sehari-hari dirinya terpaksa membeli di warung.

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Roslina, warga yang rumahnya dekat dengan sumur bor terbakar di Ranto Peureulak, Aceh Timur. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Roslina, seorang ibu rumah tangga mengaku sudah 2 hari tak diizinkan memasak di rumahnya.

Sebab, rumahnya hanya berjarak 30-an meter dengan lokasi sumur minyak tradisional yang terbakar di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto PeureulakAceh Timur, Jumat (11/3/2022) lalu. 

"Coba lihat itu pak, kan nampak bayangan yang bening-bening itu, itulah gas. Sebab itu, kami sudah dua hari diimbau Muspika agar tidak memasak, karena dikhawatirkan terjadi kebakaran susulan," ungkapnya.

Karena dilarang masak, ungkap Roslina, sehingga untuk makan sehari-hari dirinya terpaksa membeli di warung.

"Ya, terpaksa kami beli nasi untuk makan pak, karena kalau masak dikhawatirkan terbakar karena di sekitaran rumah masih ada gas," ungkapnya. 

Amatan Serambinews.com di lapangan, jarak rumah Roslina dengan lokasi sumur minyak tradisional yang terbakar, memang hanya puluhan meter.

Baca juga: Tim KBR Gegana Polda Aceh Ambil Sampel dari Lokasi Sumur Minyak Terbakar, Ini Tujuannya 

Roslina mengaku sebenarnya ia selalu dihantui rasa takut lantaran rumahnya begitu dekat dengan sumur minyak.

“Tapi apa boleh buat, rumah saya memang sudah sangat dekat sekali dengan lokasi sumur minyak yang terbakar,” ungkap dia. 

"Sebenarnya takut, tapi apa boleh buat rumah sudah disini. Dan pengeboran itu hak pemilik tanah meski jarak sudah sangat dekat dengan rumah saya," ungkapnya. 

Sehari-hari, ungkap nenek dua cucu ini, mengaku bermata pencaharian meleles rembesan minyak mentah di sekitar lokasi sumur minyak yang dibor warga di desa itu.

"Habis Shalat Subuh, kegiatan saya ngeleles minyak mentah untuk dijual dengan harga Rp 12-18 ribu per jerigen 5 liter.  Kadang-kadang saya dapat rezeki 30-50 ribu per hari tergantung harganya, " ungkap Roslina.

Baca juga: Ledakan Sumur Minyak Telan Korban, Satu Orang Meninggal Dua Luka Parah

Sementara itu, Muhammad, Keuchik Gampong Mata Ie mengatakan, warga yang dilarang tak boleh memasak dulu yaitu warga yang rumahnya dekat dengan lokasi sumur yang terbakar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved