Ketahanan Pangan
Sambut Masa Panen Raya, Bulog Aceh akan Beli 12.000 Ton Beras Petani
Irsan Nasution mengatakan, harga gabah dan beras di Aceh, di awal musim panen padi rendeng tahun ini di berbagai daerah masih tinggi.
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Untuk penyediaan stok pangan nasional di daerah pada tahun anggaran 2022 ini, Bulog Aceh akan menampung dan membeli 12.000 ton beras petani hasil panen musim tanam padi rendeng tahun 2021/2022.
“Beras itu akan digunakan untuk menambah stok pangan beras nasional, yang ada di gudang Bulog saat ini sekitar 6.000 ton,” sebut Kabulog Aceh, Irsan Nasution kepada Serambi, Selasa (15/3/2022) ketika dimintai penjelasannya, terkait berapa ton, Bulog Aceh akan menampung dan membeli hasil panen padi dan beras petani di Aceh, pada musim panen padi tanam rendeng tahun 2021/2022 yang sudah mulai panen pada Maret ini sampai April 2022 mendatang.
Irsan Nasution mengatakan, harga gabah dan beras di Aceh, di awal musim panen padi rendeng tahun ini di berbagai daerah masih tinggi.
Gabah kering panen (GKP) dengan kadar air 20 persen, harganya mencpai Rp 4.800/Kg – Rp 5.000/Kg, harga tersebut, sudah jauh berada di atas harga penetapan pemerintah untuk gabah GKP ditetapkan Rp 4.250 – Rp 4.300/Kg dan harga pembelian beras medium Bulog Rp 8.300/Kg, sementara di penggilingan padi, untuk beras medium harganya sudah mencapai Rp 10.000/Kg dan premium di atas Rp 11.000/Kg.
• Persedian Beras Aceh Aman dengan Harga Stabil, Panen Raya Dimulai Akhir Maret dan Awal April
Karena harga gabah dan beras di Aceh masih berada di atas Harga Eceren Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, kata Irsan Nasution, jumlah beras petani hasil panen padi bulan ini yang baru berhasil di beli Bulog Aceh dengan harga Rp 8.300/Kg, di berbgai daerah masih sangat sedikit baru 86 ton, masih jauh di bawah target pembeliannya 12.000 ton.
Namun begitu, kata Irsan Nasutrion, Bulog Aceh tidak berkecil hati dan tetap membuka pintu gudangnya untuk menampung dan membeli gabah maupun beras petani di Aceh, yang sedang panen raya bulan ini, sesuai dengan kualitas dan harga standarnya.
Di Awal panen padi, kata Irsan Nasution, harga gabah selalu tinggi Rp 4.700 – Rp 5.000/Kg, tapi stelah terjadi panen raya nanti, pada awal April, di mana semua daerah sedang panen besar, harga gabah dan beras secara alamiah akan menurun, tapi tidak akan berada jauh di bawah harga yang ditetapkan pemerintah.
• Mendagri dan Kepala LKPP Sepakat Minimal 40 Persen Belanja Barang Jasa APBD Berasal dari Produk UMKM
Contohnya di NTB. Saat ini, sebut Irsan, di sana sedang panen raya tanaman padi. Harga gabahnya sekitar Rp 4.000 – Rp 4.300/Kg.
Sejumlah penggilingan padi di sana banyak membeli padi petaninya, kemudian padi yang dibeli digiling menjadi beras medium, selanjutnya dijual kepada Bulog dengan harga Rp 8.300/Kg dan pasar lokal.
Di Aceh, kata Irsan Nasution, juga akan terjadi hal yang sama, ketika harga gabahnya jatuh pada harga Rp 4.200 – Rp 4.300/Kg, penggilingan padinya akan membeli banyak gabah petaninya, kemudian menggilingnya menjadi beras medium dan beras hasil gilingannya akan dijual kepada Bulog dan pasar lokal.
Irsan mengatakan, optimis target pengadaan pangan lokal sebanyak 12.000 ton, itu akan tercapai, bahkan bisa terlampui, karena areal tanaman padi yang akan panen raya untuk musim tanam padi rendeng tahun2021/2022 bulan ini dan bulan depan, menurut data dari Distanbun Aceh ada sangat luas mencapai 126.312 hektar dari berbagai daerah.
Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah yang dimintai penjelasannya mengatakan, informasi yang disampaikan Bulog Aceh itu sudah benar.
"Kita berharap, harga gabah dan beras petani hasil panen musim tanam padi rendeng tahun ini tidak anjlok, minimal berada pada harga standar pemerintah," ujarnya.
Misalnya gabah kering panen dengan kadara air 20 persen, harga belinya Rp 4.250 – Rp 4.300/Kg dan beras Rp 8.300/Kg, sehingga kilang padi akan membeli hasil panen gabah petani, kemudian menggilingnya menjadi beras medium dan menjualnya kepada Bulog dan pedagangan beras di Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-distanbun-aceh-cut-huzaimah-mengoperasikan-mesin-tanam.jpg)