Sumur Minyak Tradisional Terbakar
Satu Lagi Korban Kebakaran Sumur Minyak Meninggal Dunia
satu lagi korban kebakaran sumur minyak tambang tradisional yang dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, meninggal dunia
Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, satu lagi korban kebakaran sumur minyak tambang tradisional yang dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, meninggal dunia.
Yakni, Junaidi (13) warga Gampong Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.
"Korban meninggal dunia Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ini jenazahnya sedang dalam perjalanan dibawa pulang ke kampung halaman, dan rencananya hari ini akan dikebumikan," ungkap Mukhtardin SSos MAP, Camat Ranto Peureulak, Aceh Timur, Selasa pagi.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, dari Anggota DPRA asal Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, bahwa dua korban kebakaran tambang minyak tradisional dirawat di RSUD Zainoel Abidin dan sudah menjalani operasi pertama, namun naas salah satunya telah meninggal dunia yakni Junaidi.
Baca juga: Selidiki Kebakaran Sumur Minyak, Kapolres Aceh Timur : Kejadian Ini tak Boleh Terulang
Sehingga yang masih dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh tinggal satu orang lagi yakni, Boy Risman atau Baihaqi (32) warga Peudawa Puntong.
Sementara satu korban lagi yang meninggal sebelumnya dalam perjalanan rujuk ke Banda Aceh, sudah dikebumikan yakni Syafrizal.
Senin pagi kemarin, Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, didampingi Kapolres, Dandim 0104/Atim, Kepala Dinsos, dan Muspika Ranto Peureulak juga sudah mengunjungi rumah duka Safrizal sekaligus memberikan santunan Rp 5 juta dan bantuan bahan pokok. (*)
Baca juga: Warga Dilarang Memasak, Sumur yang Terbakar Masih Keluarkan Minyak dan Gas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/iskandar-jenguk-korban-sumur-minyak.jpg)