Berita Aceh Timur
Alumni SMKN 1 Idi Sukses Jalankan Usaha Bengkel, Omzet Rp 10 Juta Per Bulan dan Pekerjakan 2 Orang
Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN ja
Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN jajaran Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi.
SERAMBINEWS.COM, IDI - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 1 Idi, Aceh Timur, sukses membina anak didiknya untuk mandiri setelah lulus sekolah.
Rajul Amal, lulusan Jurusan TBSM sekolah ini sukses membuka usaha perbengkelan dengan omzet bulanan mencapai Rp 10 juta. Tidak hanya itu, Rajul juga mempekerjakan dua karyawan.
Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN jajaran Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi.
Hari ini, Rabu (16/3/2022) karena sedang melakukan kunjungan kerja di Aceh Timur, Sekda dan rombongan mengikuti zikir dan doa di Aula SMKN 1 Idi.
“Setelah lulus di SMKN 1 Idi tahun 2013, saya membuka usaha mandiri di bidang service dan penjualan suku cadang sepeda motor dengan nama usaha Raju Service di Idi Rayeuk.
Pendapatan bersih saya lebih kurang Rp 10 juta per bulan. Saya juga mempekerjakan dua karyawan mekanik, dengan gaji masing–masing Rp 4,5 juta per bulannya,” ujar Rajul.
Tidak hanya itu, Rajul juga mengungkapkan, setiap tahun tempat usahanya juga menerima siswa Prakerin, baik yang berasal dari SMKN 1 Idi maupun siswa SMK lainnya.
Baca juga: Kisah Sukses Zakiah Ulfa, Siswi Tata Busana SMKN 1 Takengon Hadiahkan Sekda Aceh Baju Kerawang Gayo
“Terimakasih kepada para guru yang telah membimbing hingga saya bisa berhasil. Saya mengajak kepada adik-adik untuk masuk SMK karena di sini kita dididik untuk langsung memiliki keahlian. SMK Bisa – SMK Hebat!” imbuh Rajul.
Tak hanya Rajul Amal, Feri Wahyudi, seorang siswa SMKN 1 Idi kelas XII Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, juga menyampaikan testimoni.
Feri mengaku pernah mewakili sekolanya untuk mengikuti kelas industri khusus binaan Yamaha.
“Pembelajaran yang saya dapatkan di kelas khusus ini, selain dari guru yang ada di sekolah, juga dari guru tamu industri, sehingga membuat kami semakin terampil,” ujar Feri.
"Saat ini saya sekolah sambil bekerja di bengkel Klinik Motor. Cita-cita setelah lulus nanti, saya ingin berwirausaha membuka bengkel service sepeda motor di daerah saya Peudawa Puntong, serta bisa membuka lapangan kerja.
Terimakasih kepada seluruh guru SMKN 1 Idi atas bimbingan dan dukungannya selama ini. SMK Bisa – SMK Hebat!,” sambung Feri.
Baca juga: Alumni SMKN 2 Banda Aceh Bekerja di Berbagai Perusahaan, Ada yang Magang ke Jepang
Sementara itu, Rahmadani, guru berprestasi di SMKN 1 Idi, dalam testimoninya menjelaskan, dirinya mulai mengajar di SMKN 1 Idi sejak Tahun 2010 sebagai Guru Produktif Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.