Berita Aceh Timur
Alumni SMKN 1 Idi Sukses Jalankan Usaha Bengkel, Omzet Rp 10 Juta Per Bulan dan Pekerjakan 2 Orang
Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN ja
Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
Rahmadani mengaku telah mengikuti pelatihan kejuruan di Bidang Mekanik hingga tingkat Silver yang diadakan oleh Yamaha Technical Academy (YTA).
Selain itu, juga pernah mengikuti ajang guru berprestasi tahun 2020 di tingkat Kabupaten Aceh Timur.
“Alhamdulilah 1 siswa yang saya bimbing masuk babak Final dalam kegiatan Skill Kontest Yamaha tahun 2021.
Alumni SMKN 1 Idi juga ada yang bekerja di Dealer Resmi Yamaha 25 Orang , Dealer Resmi Honda 10 Orang , 76 Bengkel Sepeda Motor , serta 31 berwirausaha,” ujar Rahmadani.
Baca juga: Disdik Aceh Lepas 3 Mobil Training Latih Pelajar SMK, Targetkan 720 Siswa
Sementara itu, Kepala Sekolah Antoni Samad menjelaskan, SMKN 1 IDI didirikan pada tanggal 20 Maret 2004 di Gampong Jalan Idi Rayeuk, atas permintaan masyarakat setelah pemisahan Kota Langsa dari Kabupaten Aceh Timur.
“Awalnya hanya ada dua jurusan yaitu Teknik Mekanik Otomotif dan Tata Busana. Saat ini SMKN 1 IDI sudah berkembang menjadi 6 jurusan dengan jumlah rombel sebanyak 23, jumlah guru 52 orang, dan jumlah siswa sebanyak 490 orang,” ujar Antoni.
Antoni menambahkan, saat ini sekolahnya mempunyai beberapa program unggulan, yaitu Kelas Industri, Teaching Factory, Bursa Kerja Khusus, LSP P1 dan Produk Kreatif Kewirausahaan.
Sekda sangat mengapresiasi berbagai capaian yang telah didapat SMKN 1 Idi.
Sekda meyakini, dengan keseriusan dan kerjasama serta koordinasi lintas yang terjalin baik, maka uoaya peningkatan mutu pendidikan di Aceh akan meningkat sesuai harapan semua pihak.
Sekda Ingatkan Aparatur Tetap Waspadai Covid
Sedangkan terkait kasus Covid-19, Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, kembali mengingatkan para Aparatur Sipil Negara jajaran Pemerintah Aceh tetap waspada dan terus patuhi protokol kesehatan, meski kasus covid-19 terus menurun.
“Alhamdulillah, kasus covid-19 terus menurun di Aceh. Namun, kami ingatkan agar kita tetap waspada selalu jaga diri, jaga keluarga dan lingkungan.
Insya Allah, segala usaha yang telah kita lakukan serta dzikir dan do’a yang terus kita panjatkan diijabah Allah dan Covid-19 segera berlalu,” ujar Sekda.
“Segala upaya dan usaha yang kita lakukan bukan formalitas tapi sepenuhnya untuk perubahan ke arah yang lebih baik.
Usaha sudah kita lakukan, doa pun rutin kita lakukan, semua ini adalah ikhtiar kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” imbuh Sekda.